Kamis, 02 Jul 2020 10:08 WIB

Pasien Corona Alami Ereksi Berkepanjangan Akibat Pembekuan Darah di Mr P

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
yellow banana and the hand in the white background Seorang pasien Corona alami ereksi berkepanjangan akibat gumpalan darah di Mr P. (Foto ilustrasi: iStock)
Jakarta -

Seorang pasien Corona di Prancis menderita ereksi selama 4 jam yang diduga karena gumpalan dan pembekuan darah akibat infeksi COVID-19.

Pria berusia 62 tahun itu mengalami kondisi menyakitkan yang dikenal dengan priapisme atau ereksi berkepanjangan yang disertai rasa sakit. Ia saat ini tengah berada di unit perawatan intensif di rumah sakit Le Chesnay.

Dalam laporan kasus yang diterbitkan di The American Journal of Emergency Medicine dokter meyakini bahwa kondisi tersebut adalah kasus pertama yang melihat hubungan antara priapisme sebagai efek COVID-19.

Awalnya, para dokter mengompres area Mr P dengan es untuk meredakan ereksi. Tapi selama empat jam, ereksinya tak kunjung hilang.

Akhirnya dokter memutuskan untuk mengeluarkan darah menggunakan jarum dan menemukan banyak gumpalan darah. Dokter menyebut gumpalan darah gelap sering dialami oleh pasien Corona, tetapi ini adalah kasus pertama gumpalan darah 'terperangkap' di penis.

"Uji lab dan uji klinis pada pasien kami memperlihatkan adanya hubungan kuat antara priapisme dengan infeksi SARS-CoV-2," tulis peneliti dalam jurnal tersebut dikutip dari New York Post.

Meski demikian penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mempertegas dan memperkuat bukti mengenai hubungan antara priapisme dan COVID-19.



Simak Video "Pedoman Terbaru Kontak Dekat dengan Pasien COVID-19 Menurut CDC"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)