Kamis, 02 Jul 2020 12:27 WIB

AS Borong Habis Obat Corona Remdesivir, WHO: Pandemi Ujian Karakter

Firdaus Anwar - detikHealth
Traitement possible par Remdesivir pour traiter le coronavirus Covid-19 Obat eksperimental remdesivir disebut bermanfaat untuk pasien Corona. (Foto: iStock)
Jakarta -

Pemerintah Amerika Serikat (AS) dilaporkan memborong suplai obat remdesivir untuk pasien Corona. Dikutip dari BBC, Departemen Kesehatan AS mengumumkan telah membeli 500 ribu dosis obat remdisivir atau sekitar 92 persen stok suplai yang diproduksi perusahaan farmasi Gilead sampai bulan September.

"Presiden Trump telah mendapatkan kesepakatan luar biasa untuk memastikan warga Amerika memiliki akses ke terapi resmi pertama COVID-19," kata salah satu pejabat departemen kesehatan AS, Alex Azar.

Menanggapi hal ini, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengaku akan melakukan investigasi. Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengatakan pandemi virus Corona COVID-19 adalah ujian karakter.

Menurut Tedros, dalam masa sulit seperti sekarang seharusnya semua orang saling membantu dan bertindak demi kepentingan bersama.

"Pandemi ini adalah tantangan ilmiah, tapi juga ujian karakter. Kita harus bertindak demi kepentingan solidaritas global dan kemanusiaan bersama," kata Tedros dalam konferensi pers yang diunggah di situs resmi WHO.

"Kita bertanggung jawab untuk memastikan semua orang memiliki akses terhadap alat-alat untuk melindungi diri sendiri, terutama mereka yang masuk ke dalam kelompok berisiko," pungkasnya.



Simak Video "Ketua Riset COVID-19: Buat Obat Itu Prosesnya Panjang"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)