Jumat, 03 Jul 2020 12:00 WIB

Penelitian Ini Tunjukkan Virus Corona Bisa Menginfeksi Sel Jantung

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Scientist Working in The Laboratory Penelitian ini tunjukkan virus Corona bisa menyerang sel jantung. (Foto ilustrasi: iStock)
Jakarta -

Di beberapa kasus pasien COVID-19, ditemukan adanya peradangan jantung serta kekurangan oksigen akibat infeksi virus. Tetapi, selama ini buktinya masih sangat terbatas dan penyebabnya juga belum terlalu jelas.

Terkait hal tersebut, studi terbaru akhirnya bisa menunjukkan bagaimana virus Corona bisa menginfeksi sel-sel jantung pasien COVID-19 saat diteliti menggunakan cawan laboratorium. Dalam studi yang dipublikasi di jurnal Cell Reports Medicine, penelitian ini menggunakan sel otot jantung yang dihasilkan dari sel punca.

"Pada penelitian ini, kami tidak hanya menemukan sel-sel jantung yang bisa terinfeksi virus Corona. Kami juga melihat virus itu bisa membelah dirinya dengan cepat di dalam sel-sel otot jantung," kata Arun Sharma, PhD, seorang peneliti di Cedars-Sinai Board of Governors Regenerative Medicine Institute, yang dikutip dari MedicalXpress, Jumat (3/6/2020).

"Yang lebih signifikan, sel jantung manusia yang terinfeksi menunjukkan perubahan kemampuan berdetak setelah 72 jam terinfeksi," imbuhnya.

Meski temuan ini bukan hasil tiruan yang sempurna seperti pada tubuh manusia, para ilmuwan bisa menggunakan sel-sel jantung tersebut untuk membantu penelitian identifikasi senyawa antivirus. Fungsinya agar bisa mengurangi infeksi virus pada jantung.

"Pandemi ini sebagian besar ditandai dengan gejala pernapasan, tetapi komplikasi jantung seperti aritmia, gagal jantung, dan miokarditis virus juga bisa terjadi," kata Svendsen, direktur Regenerative Medicine Institute sekaligus profesor Biomedical Sciences and Medicine.

"Meskipun gejala-gejala tersebut bisa saja karena reaksi inflamasi masif terhadap virus, data kami menunjukkan bahwa jantung secara langsung juga bisa terpengaruh oleh virus Corona," lanjutnya.



Simak Video "Cara Mudah Bantu 'Memulihkan' Dunia dari Pandemi Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/fds)