Jumat, 03 Jul 2020 14:23 WIB

3 Kasus Dokter yang Berhasil Sambung Ulang Mr P yang Putus

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Doctors during surgery on patient in hospital. Surgeons team working at the hospital performing surgical procedure in operating theatre. 3 kisah dokter yang berhasil sambung penis pasien yang terputus. (Foto: Thinkstock)
Jakarta -

Sebagai bagian tubuh yang penting bagi pria, Mr P alias penis sangat dijaga dengan baik. Mulai dari kebersihannya hingga bentuknya yang dianggap bisa mempengaruhi kehidupan seksual dengan pasangan.

Namun, beberapa pria mengalami tragedi buruk yang mengharuskan penis mereka mendapatkan penanganan intensif dari tim medis. Beruntungnya dokter-dokter ini berhasil menyambungkan kembali penis mereka agar bisa berfungsi dengan baik.

Berikut beberapa kasus dokter yang berhasil menyambung kembali penis putus seperti dirangkum detikcom dari berbagai sumber:

1. Dokter di Inggris berhasil sambung penis pria yang terputus satu hari

Ahli bedah di Inggris berhasil menyambung kembali penis pria yang sudah putus hampir selama hampir satu hari. Setelah terpasang kembali tak hanya kembali berfungsi untuk saluran pembuangan, tapi juga bisa mengalami ereksi.

Pembuluh darah utama penis bagian atas cepat teridentifikasi dan masih berfungsi dengan baik. Untuk menghubungkan pembuluh vena yang terpotong, dokter mengambil vena 'cadangan' dari donor lengan. Beruntung pembuluh darah yang tersambung bisa mengalirkan darah kembali ke jaringan penis.

"Darah berhasil mengalir di arteri dengan baik dalam waktu 8 jam setelah datang ke rumah sakit. Ini berarti penis total mengalami iskemia selama 23 jam," tulis tim bedah University Hospitals Birmingham NHS Foundation Trust, Inggris, yang dikutip dari Science Alert, Jumat (3/7/2020).

2. Penis berhasil disambung dengan bedah mikro

Pria berusia 31 tahun di China yang ketahuan berselingkuh dihukum oleh sang istri dengan memotong penisnya dengan gunting. Meski mengalami pendarahan hebat, penis pria itu masih bisa diselamatkan.

"Kelenjar penisnya hampir sepenuhnya terputus. Terjadi pendarahan hebat setelah pemotongan penis itu. Dia dikirim ke pusat medis, tapi akhirnya dipindahkan ke pusat urologis," kata dr Kunlin Yang, dokter yang menangani pria tersebut di Peking University First Hospital, China, dikutip dari DailyMail.

dr Yang mengatakan, penis yang terpotong masih bisa diselamatkan jika suhunya masih hangat dan mendapat penanganan tidak lebih dari 6 jam pasca kejadian.

Bagian penis yang terpotong masih menempel pada lapisan kulit, sehingga para ahli bedah masih bisa menggabungkan kedua sisi penis. Selain itu, mereka juga menyatukan pembuluh darah yang ada pada penis dengan prosedur bedah mikro.

Tiga hari setelah operasi, pria tersebut sudah kembali bisa mengalami ereksi alami di pagi hari. Ia dirawat selama dua minggu dan harus menggunakan kateter selama sebulan. Tiga bulan setelahnya, penis pria itu sudah bisa berfungsi dengan efektif.

3. Dokter jahit kembali penis pria selama 7 jam

Seorang pria di China, Tan (44) terkejut saat bangun dan mendapati penisnya terpotong dan mengalami pendarahan. Ia menyadari bahwa penisnya terpotong sekitar dua sentimeter dan pihak keluarganya langsung mencari bantuan medis.

Setelah dioper ke beberapa rumah sakit, Tan akhirnya dipindahkan ke Rumah Sakit Xiangya di Ibukota Provinsi Changsa. Dikutip dari DailyMail, rumah sakit tersebut membentuk tim khusus dengan para ahli dari berbagai departemen.

Beruntung mereka berhasil menjahit kembali penis Tan setelah melewati operasi bedah selama tujuh jam. Ahli bedah juga memperbaiki uretra dan pembuluh darahnya. Wu Panfeng, dari Departemen Bedah Mikro Tangan, mengatakan warna penis Tan kembali normal setelah pembedahan. Ia berharap Tan bisa kembali buang air kecil sendiri dalam 2-3 minggu lagi.



Simak Video "Ahli Seksolog Pertanyakan Trauma Masa Kecil Pelaku 'Fetish Kain Jarik' "
[Gambas:Video 20detik]
(sao/fds)