Minggu, 05 Jul 2020 06:21 WIB

Terpopuler Sepekan

Komplikasi Langka, 4 Jam Ereksi Tanpa Henti Gara-gara Virus Corona

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
ilustrasi ereksi Ereksi berkepanjangan gara-gara virus Corona (Foto: iStock)
Jakarta -

Infeksi virus Corona COVID-19 diketahui memicu berbagai komplikasi. Namun yang satu ini relatif langka, dan sangat menyiksa bagi kaum pria: priapism.

Dikutip dari Mayo Clinic, priapism merupakan ereksi berkepanjangan, kadang hingga berjam-jam, yang bukan dipicu oleh rangsang seksual. Umumnya, ereksi disertai nyeri hebat di bagian Mr P.

Kondisi ini dialami oleh seorang pria 62 tahun yang dirawat karena virus Corona. Kasusnya dipublikasikan di The American Journal of Emergency Medicine.

Menurut laporan tersebut, pasien datang ke Centre Hospitalier de Versailles di Le Chesnay, Prancis, dengan keluhan demam dan batuk kering. Dokter memberinya antibiotik, namun 2 hari kemudian datang lagi ke RS dengan keluhan sesak napas.

Pasien mendapat penanganan untuk Acute Respiratory Distress Syndrome (ARDS). Pasien juga menjalani tes dan hasilnya positif infeksi SARS-CoV-2, virus penyebab COVID-19. Diyakini, infeksi tersebut membuatnya mengalami komplikasi langka.

"Priapism yang tidak teridentifikasi sebelumnya, tanpa ada kateterisasi saluran kencing," tulis para dokter yang memeriksa, dikutip dari Health.com.

Dokter berusaha mengatasinya dengan ice pack, tetapi gagal hingga berjam-jam kemudian. Diputuskan, aliran darah di penis pasien disedot dengan jarum. Dokter menemukan penggumpalan darah yang umum ditemukan pada pasien COVID-19.



Simak Video "Virus Corona Bisa Serang Usus Meski Pernapasan Negatif Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)