Selasa, 07 Jul 2020 12:16 WIB

Gempa Terasa di Jakarta, Ini Alasan Tak Perlu Panik Berlebihan

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Ilustrasi Gempa Bumi di Indonesia Guncangan gempa terasa di Jakarta hari ini. (Foto ilustrasi: Mindra Purnomo)
Jakarta -

Gempa yang terjadi di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten terasa hingga Jakarta. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

"Tidak berpotensi tsunami," tulis BMKG, Selasa (7/7/2020).

Bagi sebagian besar orang, getaran hebat yang dirasakan pasca gempa bumi akan membuat panik dan deg-degan. Meski sangat wajar untuk dialami, rasa panik jangan sampai membuat kita tidak waspada.

"Deg-degan boleh tapi jangan panik dan tetap waspada. Sikap waspada memungkinkan kita bertindak sesuai prosedur yang harus dijalani saat terjadi gempa, misal segera keluar gedung atau melindungi diri," kata psikolog dari Personal Growth Veronica Adesla beberapa waktu lalu.

Panik dan stres bisa membuat situasi memburuk saat gempa terjadi. Sangat penting untuk tetap tenang selama gempa bumi sehingga Anda bisa berpikir secara rasional dan menghindari melakukan hal-hal yang membuat orang lain dalam bahaya.

Tetap tenang juga dapat membantu Anda tetap fokus. Contohnya apabila ada instruksi lanjutan atau memastikan gempa masih berlangsung atau sudah selesai.

"Rasa deg-degan adalah hal yang wajar saat menghadapi peristiwa yang luar biasa seperti gempa bumi. Tapi, harus secepatnya segera tenang dan fokus untuk evakuasi," pungkas Veronica.



Simak Video "Gerah! Kenapa Musim Kemarau Kali Ini Terasa Panas Banget?"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/fds)