Rabu, 08 Jul 2020 09:55 WIB

Obat Kombinasi Corona, REGN-COV2 Masuk Uji Klinis Tahap Akhir

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
ilustrasi minum obat Obat Corona REGN-COV2 masuk tahap uji klinis akhir. (Foto ilustrasi: iStock)
Jakarta -

Peneliti dari perusahaan farmasi Regeneron tengah mengembangkan obat yang dirancang untuk mencegah dan mengobati infeksi akibat virus Corona. Penelitian ini pun sudah masuk pada tahap akhir, yaitu uji klinis pada manusia.

Obat ini dikenal dengan nama REGN-COV2. REGN-COV2 ini merupakan kombinasi dari dua antibodi yang menempel dan membantu menetralkan virus Corona, serta menghambat kemampuannya untuk menginfeksi sel sehat manusia.

Kedua antibodi ini akan mengikat spike protein atau struktur protein yang bisa menyumbat sel-sel manusia, sehingga memicu terjadinya infeksi. Para ilmuwan Regeneron menemukan dua antibodi setelah mengevaluasi tikus yang dimodifikasi secara genetika dengan sistem kekebalan mirip manusia, dan juga antibodi yang didapatkan dari pasien COVID-19.

Di tahap ketiga atau akhir ini akan mengevaluasi apakah obat ini bisa mencegah infeksi COVID-19 di antara orang sehat yang melakukan kontak dekat dengan orang yang terinfeksi. Uji coba ini akan dijalankan bersama dengan National Institute of Allergy and Infectious Diseases (NIAID).

"Kami menjalankan uji coba adaptif simultan untuk bergerak secepat mungkin memberikan solusi potensial untuk mencegah dan mengobati infeksi COVID-19, bahkan di tengah pandemi global yang berlangsung saat ini," jelas Co-Founder, presiden, sekaligus Kepala Staf Ilmiah Regeneron, Dr George Yancopoulos, yang dikutip dari Live Science, Rabu (8/7/2020).

Selain Regeneron, perusahaan farmasi lainnya yaitu Eli Lilly dan AbCellera saat ini juga sedang mengevaluasi perawatan antibodi terhadap COVID-19 di tahap uji coba pada manusia.



Simak Video "Ketua Riset COVID-19: Buat Obat Itu Prosesnya Panjang"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)