Rabu, 08 Jul 2020 18:35 WIB

Sembuh dari Corona, Empat Calon Perwira Polisi DIY Donorkan Plasma

Jauh Hari Wawan S - detikHealth
Personel Polisi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melakukan donor plasma di RSUP Dr Sardjito. Proses pengambilan plasma darah di RSUP Dr Sardjito. (Foto: Jauh Hari Wawan S/detikHealth)
Yogyakarta -

Sebanyak empat personel Polisi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melakukan donor plasma darah di RSUP Dr Sardjito. Mereka merupakan siswa Sekolah Inspektur Polisi (SIP) di Setukpa Lemdiklat Polri yang sebelumnya positif terinfeksi virus Corona COVID-19 dan dinyatakan sembuh.

Keempat bintara itu diambil plasma darahnya untuk antibodi metode terapi plasma konvalesen kepada pasien COVID-19 yang masih dirawat.

"Hari ini pengambilan plasma empat anggota Polda DIY dengan metode plasmapheresis yang mana dalam donor ini diambil murni plasma dan tidak mengambil trombosit atau sel darah," kata Kepala Unit Pelayanan Transfusi Darah RSUP Dr Sardjito Teguh Triyobo saat ditemui di RSUP Dr Sardjito, Rabu (8/7/2020).

Teguh menjelaskan, sebelum melakukan donor ada perlakuan khusus. Dipastikan pendonor dalam kurun 14 hari di tidak menunjukkan gejala terjangkit virus Corona dan dilakukan swab.

"Sebelum donor, harus dinyatakan sembuh dan 14 hari tidak menunjukkan gejala. Nanti kami juga lakukan swab ulang baru bisa ada keputusan bisa jadi pendonor atau tidak," terangnya.

Dia menjelaskan, satu orang mantan pasien COVID -19 bisa mendonorkan sebanyak 400 ml plasma yang bisa disimpan hingga bertahun-tahun. Terapi plasma ini, lanjutnya, diberikan pada pasien dengan kondisi sedang hingga kritis.

"Satu orang bisa donor 400 ml dan dalam kurun 14 hari bisa diulang lagi. Nah untuk plasma ini bisa disimpan hinga tahunan dan nanti kalau dibutuhkan untuk pasien dengan kondisi sedang hingga kritis bisa diambil dan dicairkan," bebernya.

Diwawancarai di tempat yang sama, Wakapolda DIY Brigjen R Slamet Santoso menjelaskan bahwa donor plasma ini merupakan bagian dari tugas kemanusiaan Polri.

"Yang mendorong anggota untuk donor ini karena rasa kemanusiaan. Jadi ini ada empat anggota yang merupakan mantan penderita COVID-19 yang diambil plasmanya dan kami berharap ini dapat bermanfaat dalam penyembuhan pasien," kata Slamet.



Simak Video "PMI Solo Siapkan Terapi Plasma Konvalesen bagi Pasien Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)