Kamis, 09 Jul 2020 05:56 WIB

Viral Spanduk Spanduk Bubur Ayam 'Diaduk Vs Tidak Diaduk', Ini Faktanya

Elsa Himawan - detikHealth
Warung bubur ayam yang viral Warung bubur ayam yang viral (Foto: dok. Pribadi)
Jakarta -

Urusan makan bubur ayam, penganut aliran diaduk dan tidak diaduk tidak pernah bisa ditengahi. Sebuah warung bubur ayam membuat edukasi tentang hal ini lewat spanduk.

Fotonya viral di media sosial beberapa waktu lalu. Tentu saja, komentar yang membanjiri didominasi saling serang antara kedua kubu.

Hasil penelusuran menemukan beberapa fakta terkait spanduk yang disebut 'mengedukasi' tersebut.

1. Namanya 'Bubur Ayam Jakarta' tapi lokasinya di Kudus

Meskipun berlokasi di daerah Kudus, Jawa Tengah, warung bubur viral ini rupanya memiliki nama 'Bubur Ayam Jakarta'. Fakta ini dikonfirmasi oleh Bu Ninik, pemilik warung bubur ayam yang viral tersebut.

2. Baru buka satu tahun

Warung ini rupanya baru didirikan satu tahun yang lalu. Leonardo, anak pemilik warung bubur tersebut, mengatakan bahwa warung Bubur Ayam Jakarta yang dikelolanya baru genap berusia 1 tahun pada bulan Agustus nanti.

3. Spanduk iseng

Soal spanduk 'edukasi' bubur ayam diaduk vs tidak diaduk, Leonardo mengaku hanya iseng ingin mengisi space kosong di salah satu sisi gerobaknya. Agar berbeda dari warung bubur ayam pada umumnya, ia membuat spanduk atau banner tentang plus minus dua aliran 'mainstream' makan bubur ayam: diaduk vs tidak diaduk.





4. Nemu di google

Leonardo mengakui, isi spanduk itu bukan murni dari dirinya. Ia hanya menemukannya secara random saat searching di Google. Namun beberapa fakta yang tertulis di situ, ia konfirmasi lewat pengamatan langsungnya di warungnya. Misalnya bahwa makan bubur tidak diaduk bisa meningkatkan nafsu makan 30 persen.

"Dari 10 orang, saya lihat makannya lahap sekali," katanya.

5. Mana yang lebih banyak penganutnya?

Perdasarkan pengamatan Leonardo, pelanggan di warungnya lebih banyak yang makan bubur ayam dengan cara diaduk terlebih dahulu.

"Kira-kira 60 persen diaduk, 40 persen tidak diaduk," katanya.

Kalau detikers masuk aliran yang mana nih? Tuliskan alasannya di komentar ya.



Simak Video "Keresahan Dokter Perihal Thermo Gun yang Ditembak di Tangan "
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)