Kamis, 09 Jul 2020 14:53 WIB

WHO Investigasi Asal-usul COVID-19 di China, Pakar: Telat Enam Bulan

Firdaus Anwar - detikHealth
LONDON, ENGLAND - JUNE 11: A woman holding an umbrella walks past a mural of a woman wearing a mask in Shoreditch on June 11, 2020 in London, England. As the British government further relaxes Covid-19 lockdown measures in England, this week sees preparations being made to open non-essential stores and Transport for London handing out face masks to commuters. International travelers arriving in the UK will face a 14-day quarantine period. (Photo by Dan Kitwood/Getty Images) (Photo by Dan Kitwood/Getty Images) Belum diketahui pasti dari mana asal COVID-19. (Foto ilustrasi: Getty Images/Dan Kitwood)
Jakarta -

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengirim tim ke China untuk melakukan investigasi independen terkait asal-usul virus Corona COVID-19. Selama ini memang belum diketahui pasti dari mana virus tersebut berasal.

Pemerintah China mengkonfirmasi tim WHO sudah datang pekan lalu, namun tidak dijelaskan detail investigasinya. Beberapa laporan menyebut tim sebetulnya sudah berusaha memperoleh akses sejak Mei lalu.

Ahli patologi dari University of Hong Kong, John Nicholls, menyebut langkah WHO telat enam bulan. Menurutnya pada titik ini sudah tidak begitu penting lagi tahu dari mana COVID-19 berasal karena hanya akan digunakan untuk kepentingan politik.

John skeptis tim investigasi dapat menemukan hal yang baru.

"Situasi ini sudah terlambat enam bulan. Mungkin kesempatan itu ada di awal bulan Desember," kata John seperti dikutip dari ABC, Kamis (9/7/2020).

"Tapi ini sudah setengah tahun berlalu, saya pribadi sangat skeptis mereka bisa menemukan sesuatu yang baru," lanjutnya.



Simak Video "WHO Sebut 3 Tempat yang Mudah Tularkan Virus Corona "
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)