Senin, 13 Jul 2020 16:47 WIB

104 Kabupaten Kota di Indonesia Masuk Zona Hijau COVID-19

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Seorang warga melintas di dekat Mural perjuangan Tim Medis melawan Covid-19 di daerah Limo, Kota Depok, Jawa Barat, Rabu (15/4/2020). Mural itu sebagai ucapan terima kasih kapada tim medis yang menangani pasien Corona. Lebih dari 100 kab/kota masuk zona hijau COVID-19 Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta -

Anggota tim komunikasi publik gugus tugas percepatan penanganan COVID-19, dr Reisa Broto Asmoro, menyebut adanya kenaikan persentase zona hijau sebaran COVID-19. Sebanyak 20,2 persen dari 514 kab/kota di Indonesia pada tanggal 5 Juli masuk kategori hijau, naik dibandingkan sebelumnya yakni 19,3 persen di tanggal 28 Juni.

"Ada 104 kab/kota yang masuk dalam zona hijau, 61 tidak terdampak, dan 43 kab/kota tidak ada kasus baru. Sementara itu 175 kab/kota dengan risiko rendah, 180 risiko sedang dan 55 risiko tinggi," tuturnya dalam siaran pers BNPB, Senin (13/7/2020).

dr Reisa juga menyebut persentase zona lain yaitu sekitar 34 persen berada di risiko rendah atau zona kuning, 30 persen sedang atau oranye dan 10,7 persen zona risiko tinggi atau risiko tinggi atau merah. Meski demikian terdapat kenaikan wilayah dengan risiko tinggi atau zona merah.

Pada tanggal 28 Juni, ada 53 kab/kota yang berada di zona merah. Sementara per 5 Juli, tercatat 55 kab/kota ada di wilayah risiko tinggi atau zona merah.

Perubahan zonasi risiko COVID-19 di tingkat provinsi yang menjadi zona hijau per tanggal 5 Juli di antaranya Bangka Belitung, Kalimantan Utara, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi Tenggara.

"Wabah COVID-19 belum berakhir. Kita bisa memutus rantai penularan maka mari kita contoh mereka yang berhasil membuat zona hijau," pungkas dr Reisa



Simak Video "dr Reisa Paparkan 3 Jurus Jitu Daerah Jadi Zona Hijau COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/fds)