ADVERTISEMENT

Jumat, 17 Jul 2020 10:11 WIB

Corona Makin Ganas di AS, Bos FB Kecewa dengan Kinerja Donald Trump

Firdaus Anwar - detikHealth
BARCELONA, SPAIN - FEBRUARY 21:  Founder and CEO of Facebook Mark Zuckerber gives his speach during the presentation of the new Samsung Galaxy S7 and Samsung Galaxy S7 edge on February 21, 2016 in Barcelona, Spain. The annual Mobile World Congress will start tomorrow and will host some of the worlds largst communication companies, with many unveiling their last phones and gadgets.  (Photo by David Ramos/Getty Images) Zuckerberg sebut penanganan COVID-19 di AS mengecewakan. (Foto ilustrasi: GettyImages/David Ramos)
Jakarta -

CEO Facebook (FB), Mark Zuckerberg, mengungkapkan kekecewaannya terhadap penanganan wabah COVID-19 oleh Presiden Donald Trump. Hal ini ia akui saat melakukan percakapan video dengan ahli penyakit infeksi dan anggota gugus tugas COVID-19 Dr Anthony Fauci.

"Saat ini, sudah jelas Amerika Serikat berada pada jalur yang lebih parah dibandingkan banyak negara lain. Administrasi pemerintahan ini kurang efektif menghadapi wabah," kata Zuckerberg seperti dikutip dari CNBC, Jumat (17/7/2020).

Zuckerberg menyoroti kondisi memprihatinkan, seperti semakin banyak orang yang meragukan keseriusan wabah. Bahkan ada yang mempertanyakan efektivitas upaya pencegahan dasar memakai masker.

"Sangat mengecewakan kita masih kurang melakukan pengetesan. Bahwa kredibilitas ilmuwan ternama seperti Anda (Fauci -red) dan CDC diremehkan, bahkan baru-baru ini sebagian dari administrasi mempertanyakan apakah orang-orang masih harus memakai masker," lanjutnya.

Zuckerberg memberikan komentarnya setelah beberapa hari Facebook mengumumkan fitur baru yang mengincar hoax terkait virus Corona. Tujuannya untuk meminimalisir informasi keliru yang beredar di media sosial.

Amerika Serikat (AS) saat ini dilaporkan sudah memiliki lebih dari 3,5 juta kasus COVID-19 yang terkonfirmasi, terbanyak di dunia. Dari jumlah tersebut, sekitar 130 ribu orang meninggal dunia dan lebih dari satu juta berhasil sembuh.



Simak Video "Kasus Harian Covid-19 Jepang Tembus 100.000"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT