Minggu, 19 Jul 2020 10:22 WIB

Sapardi Djoko Damono Meninggal, Ada Riwayat Penurunan Fungsi Organ

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Sapardi Djoko Damono Sapardi Djoko Damono meninggal dunia (Foto: Tia Agnes/ detikHOT)
Jakarta -

Penyair Sapardi Djoko Damono meninggal dunia di usia 80 tahun, Minggu (19/7/2020). Sebelumnya, Sapardi dikabarkan mengalami penurunan fungsi organ tubuh.

Kabar duka tersebut beredar dalam pesan singkat yang diterima redaksi. Disebutkan, penulis puisi Hujan di Bulan Juni tersebut meninggal pada pukul 09:17 WIB.

"Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un Telah meninggal dunia sastrawan besar Indonesia, Prof. Dr. Sapardi Djoko Damono," demikian bunyi pesan tersebut, dikutip dari detikHot.

Menurut informasi, Sapardi tengah menjalani perawatan di RS tersebut dalam beberapa waktu belakangan ini. Dikutip dari CNN Indonesia, kondisi kesehatan Sapardi yang menurun diungkap oleh salah seorang kerabatnya, Sonya Sondakh, pekan lalu.

"HB drop (menurun) dan ini sudah ketiga kali dalam empat bulan ini. Belum tahu sebabnya, perlu pemeriksaan," katanya, Minggu (12/7/2020).

Sebelumnya, pada November 2019, Sapardi juga sempat dirawat di RS Fatmawati, Jakarta Selatan, karena kadar hemoglobin (Hb) menurun.

"Saya tidak tahu apakah ada kaitan langsung atau tidak [kondisi dulu dengan sekarang]. Tapi mestinya saling terkait, kalau ginjal jelek akibatnya macam-macam misalnya. Selama ini belum diketahui mengapa HB-nya drop terus sehingga harus transfusi secara berkala," kata Sonya saat itu.



Simak Video "Saat Anak-anak Disabilitas Semangat Berlatih Pencak Silat"
[Gambas:Video 20detik]
(up/kna)