Minggu, 19 Jul 2020 16:06 WIB

Pesan Pemerintah: Tak Boleh Ada Sajian Saat Meeting di Kantor!

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Sejumlah pegawai kembali bekerja di kantor usai sebelumnya bekerja dari rumah. Guna cegah virus Corona para pegawai pakai face shield hingga masker saat bekerja (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta -

Kasus baru virus Corona COVID-19 masih bertambah tiap harinya di Indonesia. Penularan di lingkungan kantor disebut paling tinggi.

Dalam konferensi pers terkait update COVID-19 yang disiarkan di BNPB, juru bicara pemerintah, Achmad Yurianto kembali menegaskan terkait berjalannya kembali aktivitas di kantor. Hal ini terutama saat melakukan pertemuan fisik di kantor, entah untuk evaluasi harian atau rapat yang mengundang orang lain di kantor.

"Pastikan dihadiri oleh orang-orang yang sedang tidak sakit. Batasi presentasi yang betul-betul penting saja, dan juga dibatasi waktu," ujar Yuri saat konferensi pers di YouTube BNPB, Minggu (19/7/2020).

Selain itu, Yuri juga menegaskan untuk menghilangkan kebiasaan untuk menyediakan hidangan apapun selama rapat atau pertemuan berlangsung. Ini akan memberikan kesempatan orang yang hadir untuk membuka masker.

"Upayakan tidak ada hidangan makan dan minum apapun selama rapat, sehingga semua bisa tetap menggunakan masker dan tidak berkesempatan membuka masker," tegasnya.

"Hilangkan kebiasaan menghidangkan makanan, minuman di ruang rapat. Rencanakan dengan baik, agar rapat bisa berjalan efektif, efisien, dan singkat," imbuh Yuri.

Yuri juga mengingatkan maksimal pertemuan yang dilakukan tidak lebih dari setengah jam. Hal ini dilakukan untuk menghindari tempat yang sirkulasinya tertutup itu menjadi tempat ngobrol.



Simak Video "Cara Mudah Bantu 'Memulihkan' Dunia dari Pandemi Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)