Senin, 20 Jul 2020 18:21 WIB

Dear Anji, 'CVD' Artinya Bukan COVID-19 Tapi Penyakit Lain!

Firdaus Anwar - detikHealth
Ilustrasi pasien di rumah sakit CVD dan COVID-19 adalah dua penyakit berbeda. (Foto: iStock)
Jakarta -

Erdian Aji Prihartanto alias Anji jadi sorotan ketika menyebut foto viral jenazah pasien Corona COVID-19 terbungkus plastik sebagai hal yang janggal. Sebagian netizen mengkritik Anji, termasuk ketika dirinya menulis COVID-19 dengan singkatan CVD.

"Saya percaya cvd itu ada. Tapi saya tidak percaya bahwa cvd semengerikan itu," kata Anji di salah satu unggahan Instagramnya pada Sabtu (18/7/2020), namun kini sudah tidak bisa ditemukan.

Anji sempat memberi klarifikasi bahwa dirinya menulis CVD karena alasan malas menulis COVID.

Dokter jantung yang juga influencer kesehatan dr Vito A. Damay, SpJP(K), MKes, FIHA, FICA, FAsCC, dari Siloam Hospital Lippo Village, mengatakan 'CVD' dan COVID-19 adalah dua penyakit berbeda. CVD merupakan singkatan dari cardiovascular disease alias penyakit kardiovaskular, sementara COVID-19 merupakan akronim dari Coronavirus disease 2019.

Penggunaan istilah yang ditukar-tukar ini disebut dr Vito berbahaya karena bisa membuat masyarakat awam bingung. Dampaknya bisa saja ada orang yang didiagnosis CVD alias sakit jantung dan pembuluh darah, mengira dirinya terinfeksi COVID-19.

"Yang rugi masyarakat. Terlambat ditolong karena mereka bingung," kata dr Vito pada detikcom, Senin (20/7/2020).

"Penyempitan pembuluh darah, sumbatan pembuluh darah, atau pecah pembuluh darah di otak itu namanya CVD. Beda sama COVID... CVD itu berkaitan dengan penyakit kardiovaskular atau serebrovaskular. Jadi memang beda, bedanya jauh," pungkasnya.



Simak Video "Tanggapan Hadi Pranoto soal Video Bareng Anji Dihapus YouTube"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)