Rabu, 22 Jul 2020 05:00 WIB

Senat Bolivia Izinkan Disinfektan Klorin Jadi Obat Corona

Firdaus Anwar - detikHealth
ilustrasi klorin Klorin merupakan disinfekatan yang sering digunakan (Foto: thinkstock)
Jakarta -

Senat Bolivia dikabarkan mengeluarkan izin penggunaan disinfektan klorin dioksida untuk jadi obat virus Corona COVID-19. Padahal sebelumnya Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sudah mengingatkan bahwa disinfektan tidak untuk dipaparkan ke tubuh apalagi dikonsumsi karena berbahaya.

"Menyemprot alkohol atau klorin pada tubuh seseorang tidak akan membunuh virus yang sudah masuk ke dalam tubuh. Menyemprot bahan-bahan kimia itu dapat membahayakan jika terkena pakaian atau selaput lendir," tulis WHO di akun media sosial resminya beberapa waktu lalu.

Dikutip dari BBC, kebijakan penggunaan klorin sebagai terapi Corona di Bolivia tinggal mendapatkan persetujuan dari Presiden Jeanine Anez. Sang presiden sendiri dikabarkan sedang menjalani isolasi akibat positif terinfeksi virus COVID-19.

Sejauh ini Bolivia melaporkan sudah memiliki lebih dari 60 ribu kasus positif COVID-19 dan lebih dari 2.000 di antaranya meninggal dunia.

Salah satu dokter di Bolivia, Juan Jose Penarranda, mengaku kemungkinan orang-orang sudah putus asa. Oleh karena itu apa saja yang dianggap bisa menyembuhkan penyakit akan dicoba.

"Banyak yang meninggal, orang-orang ketakutan... dalam dunia kedokteran tidak ada yang namanya keajaiban... Orang-orang mempercayai apa saja ketika sedang putus asa," ungkap Penarranda.



Simak Video "Virus Corona Bisa Serang Usus Meski Pernapasan Negatif Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)