Senin, 27 Jul 2020 20:03 WIB

Alami Lonjakan Kasus Corona, 3 Negara Ini Hadapi Gelombang Ketiga-Lockdown

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
A high school teacher checks the temperature of a student on the first day after being reopened following restrictions to halt the spread of the COVID-19 coronavirus in Kuala Lumpur on June 24, 2020. (Photo by Mohd RASFAN / AFP) Foto: AFP/MOHD RASFAN
Jakarta -

Beberapa negara yang sempat 'sukses' menangani wabah virus Corona COVID-19 kini kembali melaporkan lonjakan kasus Corona. Mulai dari dilanda gelombang ketiga hingga harus menerapkan lockdown kembali usai melonggarkan pembatasan.

Bahkan beberapa negara melaporkan lonjakan kasus Corona tertinggi sejak sebelumnya berhasil menekan penyebaran virus Corona. Mana saja negara yang kembali alami lonjakan kasus Corona?

1. China

Dikutip dari Reuters, China melaporkan 61 kasus virus Corona baru pada 26 Juli, naik dari 46 kasus sehari sebelumnya. Komisi kesehatan setempat mengatakan pada hari Senin, kasus Corona baru yang tidak melibatkan imported case mencapai jumlah tertinggi sejak awal Maret.

Dari 61 kasus baru, sekitar 57 adalah kasus penularan lokal. "Paling banyak sejak 6 Maret ketika 75 infeksi baru dilaporkan," sebut komisi kesehatan setempat.

2. Wacana Malaysia kembali lockdown

Dikutip dari CNN, pemerintah Malaysia rencananya kembali menerapkan lockdown jika kasus baru virus Corona COVID-19 melonjak hingga 100 pasien per hari. Sebelumnya Malaysia sudah mencabut kebijakan lockdown dan seluruh kegiatan bisnis maupun ekonomi kembali berjalan sesuai dengan protokol kesehatan ketat.

Namun, baru-baru ini Malaysia kembali menemukan lonjakan kasus baru Corona dalam beberapa pekan terakhir. Dalam empat hari terakhir, Malaysia melaporkan hingga 23 kasus corona baru pada Sabtu (25/7/2020), 21 kasus Corona pada Jumat, sembilan kasus pada Kamis, dan 16 kasus pada Rabu.

Penemuan kasus baru ini muncul setelah Kementerian Kesehatan Malaysia sempat mengumumkan nol kasus corona baru pada 1 Juli lalu untuk pertama kalinya sejak Maret.

3. Gelombang tiga Hong Kong

Hong Kong harus menghadapi gelombang ketiga. Pejabat kesehatan setempat menyatakan keprihatinan mendalam pada hari Sabtu (25/7/2020). Di mana Hong Kong melaporkan rekor harian kasus baru Corona yaitu 133 kasus COVID-19 baru. Sementara tempat tidur rumah sakit setempat yang digunakan pasien semakin menipis dan mendekati kapasitas maksimum.

"Kami melihat jumlah kasus yang sangat tinggi setiap hari dan trennya masih meningkat," kata Dr Chuang Shuk-kwan, kepala cabang penyakit menular dari Pusat Perlindungan Kesehatan Hong Kong, dikutip dari South China Morning Post.

"Kami sangat khawatir tentang apakah situasi ini dapat dikendalikan sebenarnya," jelasnya.

Meskipun menghadapi gelombang ketiga, warga Hongkong telah mengabaikan peringatan otoritas kesehatan dan berbondong-bondong ke pantai, beberapa tanpa mengenakan masker. Adapula yang terlihat menolak memakai masker di angkutan umum, meskipun pemerintah mewajibkan penggunaan masker dengan hukuman denda sejumlah uang bagi yang tidak membayar.



Simak Video "Nasib Akupunktur di Masa Pandemi Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/fds)