Selasa, 28 Jul 2020 16:41 WIB

Soal Status Halal-Haram Vaksin Corona, LPPOM MUI Siap Lakukan Uji

Firdaus Anwar - detikHealth
1248769314 LPPOM MUI siap uji status halal-haram vaksin Corona. (Foto: Pedro Vilela/Getty Images)
Jakarta -

Vaksin CoronaCOVID-19 buatan perusahaan China, Sinovac, akan menjalani uji klinis di Indonesia. Bila prosesnya berjalan lancar, vaksin ini diprediksi akan mulai siap diproduksi pada awal tahun 2021.

Kabar tentang penggunaan vaksin COVID-19 Sinovac ini mendapat tanggapan dari berbagai pihak. Salah satu hal yang kerap jadi pertanyaan adalah bagaimana status halal vaksin ini.

Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) menanggapi hingga saat ini masih belum ada permintaan uji status halal vaksin Corona Sinovac. Plt Kepala Bidang Humas dan Kelembagaan LPPOM MUI, Ivon Widiahtuti, mengaku pihaknya siap untuk melakukan pengujian tersebut.

"Kami LPPOM MUI melakukan pemeriksaan apabila ada permintaan dari perusahaan untuk diperiksa sebagai salah satu tahapan proses untuk mendapatkan sertifikat halal," kata Ivon saat dihubungi detikcom pada Selasa (28/7/2020).

"Tentu siap (uji vaksin)," lanjutnya.

Vaksinolog dr Dirga Sakti Rambe, MSc, SpPD, berkomentar bahwa vaksin corona Sinovac dibawa ke Indonesia untuk menjalani uji klinis tahap III. Ini berarti sudah ada uji klinis tahap I dan II yang sudah berhasil dilewati, membuktikan keamanannya.

"Saya menekankan sebagai vaksinolog bahwa bahan-bahan yang digunakan dalam proses pembuatan vaksin itu pasti bersifat aman," kata pria lulusan University of Siena, Italia, ini.



Simak Video "Uji Vaksin Corona Sinovac: 90% Lebih Hasilkan Antibodi "
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)