Rabu, 29 Jul 2020 16:37 WIB

Pemprov Jateng Siapkan Rp 149 Miliar untuk Tambah Tes COVID-19 Massal

Angling Adhitya Purbaya - detikHealth
Gang yang sepi karena di tutup oleh warga dimanfaatkan oleh beberapa anak untuk bermainn di jalan Kali Kuantan, Jagalan, Jebres, Surakarta, Jawa Tengah, Selasa (14/7). Akses utama menuju lima RT dikelurahan Jagalan tersebut ditutup sementara dampak dari satu warga yang menjadi mahasiswa peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis Fakultas Kedokteran UNS Solo yang terkonfirmasi  positif Virus Corona di lingkup RS. Moewardi. Jawa Tengah mengejar target 4.991 tes Corona setiap hari. (Foto ilustrasi: Agung Mardika)
Semarang -

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menyiapkan anggaran Rp 149 miliar untuk penanganan COVID-19. Dana tersebut akan digunakan demi mencapai target 4.991 tes setiap hari.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan peningkatan jumlah tes menjadi 4.991 tes setiap hari itu sudah mulai berjalan. Namun, diakuinya, memang ada beberapa kendala, terutama sumber daya manusia (SDM) di laboratorium yang belum mencukupi.

"Sekarang mulai jalan, tergantung kapasitas, tapi ternyata belum bisa mak bedunduk (tiba-tiba) segitu, karena semua harus berdasarkan tracing. Misal satu orang positif harus di-tracing 20-30 orang. Nah, 20-30 itu yang kita kejar," ujar Ganjar pada Rabu (29/7/2020).

"Tapi kita masih ada problem, bukan tidak ada problem, SDM dari lab kita siapkan, alat habis pakai siapkan, so far cukup, tapi tadi disampaikan 2 minggu habis, ya wis siapke gek ndang dituku (ya sudah siapkan segera dibeli)," imbuhnya.

Jika untuk mengejar jumlah tes Corona seperti di DKI Jakarta, menurut Ganjar, ada perbedaan anggaran daerah di Jakarta dan Jateng. Selain itu, lingkup area Jateng lebih luas. Meski demikian, saat ini sedang disiapkan anggaran sekitar Rp 149 miliar.

"Ya DKI Jakarta kan sudah duit banyak, fasilitas banyak, penduduk ada di situ. Jadi kita bisa tiru, tapi kita coverage-nya lebih gede, jumlahnya gede. Karena anggaran tidak tinggi kita hitung harus standby sekitar Rp 149 miliar," tandasnya.



Simak Video "Virus Corona Bisa Serang Usus Meski Pernapasan Negatif Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(alg/fds)