Kamis, 30 Jul 2020 18:53 WIB

Gilang Bungkus Viral Gara-gara Kain Jarik, Tepatkah Disebut Fetish?

Ayunda Septiani - detikHealth
fetish kain jarik Gilang bungkus viral karena kain jarik. Tepatkah disebut fetish? (Foto: Tangkapan layar)
Jakarta -

Fetish dan nama 'Gilang' menjadi trending di media sosial karena sebuah thread di akun Twitter @m_fikris berjudul Predator 'Fetish Kain Jarik' Berkedok Riset dari salah satu universitas di Surabaya.

Dalam thread tersebut, seorang pria yang mengaku berasal dari salah satu universitas di Surabaya tengah melakukan riset. Riset ini disebut berkaitan dengan 'bungkus-membungkus' yang dikaitkan dengan 'Fetish Kain Jarik'.

Sang korban mengaku dirinya merasa dilecehkan setelah sadar saat mengobrol bersama temannya. Temannya menyebut hal ini bisa disebut fetish. Namun apakah pelaku bisa dikatakan fetish?

Psikolog Rosdiana Setyaningrum, MPsi, MHPEd, dari perusahaan konsultan Magna Cita Marlin, mengatakan untuk kasus tersebut belum tentu bisa dikatakan fetish karena tidak ada sentuhan terhadap benda tersebut.

"Sepengetahuan saya soal fetish itu bukan seperti itu, jadi dia nggak ngebungkus orang lain harusnya. Harusnya dia ngebungkus diri sendiri dan dia masturbasi," jelas Rosdiana kepada detikcom, Kamis (30/7/2020).

"Biasanya fetish itu kita yang melakukan hubungan seksual dengan barang itu, jadi bukan kita nyuruh orang lain," tambah Rosdiana.

Selain itu, Rosdiana memberikan contoh jika seseorang fetish terhadap suatu benda mati maka mereka akan melakukan hubungan seks dengan benda tersebut.

"Jadi misalnya, saya pernah melihat sebuah film dalam rangka pembelajaran, orang itu dia fetish terhadap mobil. Itu dia melakukan hubungan seks dengan mobil tersebut. Jadi dia masuk masuk ke bawah kap mobil," kata Rosdiana.

"Terus misalnya dia senang dengan baju perempuan, maka dia akan pakai baju itu dan dia masturbasi," pungkasnya.



Simak Video "Gilang dan Fetish Kain Jarik Hebohkan Twitter, Apa Itu Fetish?"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)