Selasa, 04 Agu 2020 06:03 WIB

Saran IDAI Agar Anak Tak Berlebihan Terpapar Gadget Saat Belajar Online

Ayunda Septiani - detikHealth
Anak-anak belajar di Aula Kelurahan Jati Rahayu, Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (29/7/2020). Pihak kelurahan menyediakan fasilitas ruang belajar ber-AC dan wifi gratis bagi siswa. Tujuannya untuk membantu siswa yang selama ini sulit memenuhi paket kuota internet untuk belajar sekolah. Anak-anak belajar secara online selama pandemi virus Corona COVID-19 (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta -

Pembelajaran jarak jauh (PPJ) diterapkan dengan tujuan untuk menekan penularan virus Corona COVID-19 pada anak di sekolah. Namun ada hal lain yang dikhawatirkan yakni soal penggunaan ponsel atau gawai yang tidak terkontrol.

Di masa pandemi Corona, anak lebih banyak harus tinggal di rumah dan melakukan pembelajaran secara online. Sekretaris Bidang Hubungan Masyarakat dan Kesejahteraan Anggota IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) dr Catharine Mayung Sambo, SpA(K) menyebut tak dapat dipungkiri durasi waktu screen time akan mengalami peningkatan sehingga diperlukan perhatian khusus dari orang tua untuk menjaga keseimbangan antara aktivitas fisik dan pajanan terhadap gawai.

Berikut beberapa saran IDAI agar anak tidak terlalu banyak pegang ponsel selama belajar daring.

1. Atur waktu dan ruang khusus

Meskipun di rumah, orang tua harus menyiapkan ruangan khusus untuk anak belajar. Hal ini dilakukan agar anak tetap bisa efektif belajar di rumah dan orang tua mampu memperhatikan anak dalam penggunaan gawainya.

"Atur ruangan untuk pakai gawai, jadi kalau sudah selesai waktunya, keluarlah dari ruangan tersebut dan tinggalkan gawainya di situ," kata dr Mayung, sapaannya, saat dihubungi detikcom Senin (3/8/2020).

2. Atur penggunaan gawai sesuai usia anak

Atur penggunaan gawai sesuai usia anak, baiknya untuk anak sekolah waktu layarnya (screen time) sesuai keperluan sekolah, sementara untuk adik-adik yang lebih kecil tidak usah pakai gawai dulu.

Selanjutnya
Halaman
1 2