Kamis, 06 Agu 2020 11:53 WIB

24 Jam Tertimpa Puing Ledakan Beirut, Gadis Kecil Ini Selamat

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
A drone picture shows smoke from the scene of an explosion at the seaport of Beirut, Lebanon, Wednesday, Aug. 5, 2020. A massive explosion rocked Beirut on Tuesday, flattening much of the citys port, damaging buildings across the capital and sending a giant mushroom cloud into the sky. (AP Photo/Hussein Malla) Reruntuhan ledakan di Lebanon (Foto: AP/Hussein Malla)
Jakarta -

Momen haru terjadi saat gadis kecil ditemukan selamat usai menghabiskan waktu 24 jam di bawah puing-puing atau reruntuhan akibat ledakan Beirut, Lebanon. Kini, laporan korban tewas akibat ledakan tersebut sudah menyentuh angka ratusan orang.

Setidaknya hingga kini total sudah 135 orang yang tewas. Dalam video yang akhirnya tersebar, para petugas penyelamat berbekal senter menemukan gadis tersebut, mencoba memindahkan puing-puing dari sekitar gadis itu. Saat ditemukan, yang terlihat hanya bagian sisi kepalanya dari puing-puing bangunan yang runtuh.

Media lokal melaporkan video itu malam ini. Lusinan orang masih belum ditemukan di Beirut, yang oleh para pejabat disebut sebagai 'kota bencana' setelah ledakan besar di pelabuhan kota muncul, di mana 2.700 ton amonium nitrat terbakar.

Sementara seorang perawat dipuji sebagai pahlawan. Sebab, telah menyelamatkan tiga bayi yang baru lahir dari rumah sakit saat ledakan besar terjadi di Beirut.

Wanita, yang belum diidentifikasi secara publik, digambarkan sedang menggendong bayi yang baru lahir di rumah sakit oleh fotografer Bilal Marie Jawich. Dia mengatakan area penerimaan dipenuhi dengan puluhan mayat dan orang-orang yang terluka dalam ledakan itu.

Empat perawat di rumah sakit itu tewas, sementara 200 pasien terluka dan seluruh gedung dibiarkan mati selama beberapa jam. Sedikitnya 100 orang tewas dalam ledakan itu, diduga dipicu oleh kebakaran di gudang yang digunakan untuk menyimpan amonium nitrat, bahan kimia yang sangat mudah meledak.



Simak Video "Dibantu UEA, WHO Kirim Bantuan ke Lebanon"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)