Kamis, 06 Agu 2020 22:07 WIB

4 Herbal Asli Indonesia Ini Berkhasiat Jaga Daya Tahan Tubuh

Angga Laraspati - detikHealth
hujan Foto: shutterstock
Jakarta -

Pada masa pandemi saat ini, memang daya tahan tubuh harus mendapatkan perhatian khusus agar terhindar dari berbagai penyakit. Salah satu cara untuk memperkuat daya tahan tubuh adalah dengan mengonsumsi 4 herbal pilihan asli Indonesia, seperti jahe merah, meniran, sembung dan sambiloto.

Keempat kombinasi bahan herbal ini memberikan 3 aksi perlindungan seperti antivirus, anti radang dan Imunomodulator yang bekerja optimal untuk mencegah dan menangani infeksi virus serta pernafasan, khususnya pada masa adaptasi kebiasaan baru saat ini.

Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI), dr. Inggrid Tania memaparkan imunomodulator merupakan semua obat yang dapat memodifikasi respons imun, menstimulasi mekanisme pertahanan alamiah dan adaptif, dan dapat berfungsi baik sebagai imunostimulan maupun imunosupresan.

Dia juga menjelaskan sebagai produk imunomodulator yang seimbang. Seperti kombinasi empat herbal asli Indonesia yaitu jahe merah, meniran, sembung dan sambiloto yang dapat bekerja optimal untuk menjaga daya tahan tubuh sebagai imunomodulator, antivirus dan anti radang apabila diformulasikan dengan dosis yang ideal.

"Jahe Merah dan Daun Sembung memberikan khasiat sebagai anti radang, meski dari kandungannya, daun sembung juga dapat bermanfaat untuk memperbaiki sistem pernafasan. Sedangkan Sambiloto bekerja sebagai antivirus dan Meniran memiliki khasiat yang optimal sebagai imunomodulator," tutur dr Inggrid dalam keterangan tertulis, Kamis (6/8/2020).

Lebih lanjut, untuk memberikan khasiat keempat herbal asli Indonesia tersebut, Kalbe meluncurkan sebuah inovasi Fatigon Promuno yang merupakan produk Imunomodulator. Medical Manager Kalbe Consumer Health dr. Helmin Agustina Silalahi mengatakan Fatigon Promuno dengan kombinasi 4 herbal asli Indonesia memberikan perlindungan daya tahan tubuh yang optimal dalam menghadapi masa adaptasi kebiasaan baru.

Fatigon Promuna juga telah menjalani serangkaian riset, kajian dan bukti ilmiah, dirinya juga meyakini Fatigon Promuno menjadi pelopor imunomodulator yang seimbang dan relatif aman untuk dikonsumsi sesuai dengan dosis yang dianjurkan.
"Komposisi yang ada pada Fatigon Promuno, selain dari keempat herbal asli Indonesia, memiliki formulasi dosis yang tepat dan diproses dengan teknologi terstandar dan dosisnya sesuai kebutuhan tubuh," imbuh dr Helmin.

dr Helmin menambahkan produk imunomodulator ini diluncurkan untuk menjawab tantangan dari kondisi pandemi saat ini agar bisa memberikan proteksi yang optimal untuk menjaga daya tahan tubuh. Masyarakat juga harus memahami imunomodulator yang dikonsumsi harus memiliki khasiat seimbang, maksudnya ialah memiliki kegunaan imunostimulan dan imunosupresan yang cukup.

fatigon promunofatigon promuno Foto: fatigon promuno

"Dengan begitu, Fatigon Promuno sebagai Imunomodulator Herbal Asli Indonesia dengan dosis yang dianjurkan relatif aman untuk dikonsumsi secara rutin atau dalam jangka waktu yang panjang," jelas dr Helmin.

Di sisi lain, Senior Manager Category Vitamin Kalbe Consumer Health Irwan Wijaya mengatakan peluncuran ini menjadi bagian dari visi dan misi Kalbe Farma dalam mendukung percepatan penanganan COVID-19 di Indonesia. Ini juga sejalan dengan pilar CSR Kalbe yaitu Bersama Sehatkan Bangsa dengan mengajak masyarakat saling membantu dalam meminimalisir risiko penularan COVID-19.

Kalbe pun terus berupaya untuk mendukung mempercepat penangan COVID-19 yang salah satunya dilakukan dengan memenuhi asupan suplemen bagi masyarakat Indonesia agar dapat beraktivitas secara normal.

"Hal ini kami wujudkan dengan Fatigon Promuno sebagai Pelopor Imunomodulator Herbal Asli Indonesia yang mengandung 4 herbal pilihan dan memberikan 3 aksi perlindungan optimal untuk menjaga daya tahan tubuh," ujar Irwan. Produk Fatigon Promuno ini telah tersedia di Tokopedia serta ada di apotek, toko obat dan minimarket terdekat.



Simak Video "Tips Jaga Daya Tahan Tubuh Anak saat Pandemi Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(mul/ega)