Sabtu, 08 Agu 2020 15:00 WIB

Ini Alasan Vaksin Corona Bisa Rampung Lebih Cepat dari Waktu Normal

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Virus corona: Para pemimpin dunia sepakat galang Rp120 triliun demi ciptakan vaksin virus corona Alasan vaksin bisa rampung lebih cepat dari waktu normal. (Foto: BBC World)
Jakarta -

Uji klinis fase ketiga vaksin Sinovac China ditargetkan selesai pada Januari 2021. Uji klinis fase ketiga vaksin Corona Sinovac ini melibatkan ribuan partisipan.

dr Neni Nurainy Kepala Riset dan Pengembangan Vaksin PT Bio Farma menjelaskan alasan mengapa vaksin Corona ini diharapkan bisa segera siap. Salah satu hal yang mempercepat berkaitan dengan regulasi.

"Misalnya kita melakukan fase 1 rekruitmennya sudah terlihat ada hasil, kita langsung ke fase 2, demikian juga jika ketika fase ketiga kan kita misalnya targetnya 1.620 pasien, partisipan," jelas dr Neni dalam webinar yang diselenggarakan Society of Indonesian Science Journalist, Sabtu (8/8/2020).

"Nah ketika 6 bulan itu kan hasilnya belum total seluruhnya, nah kita bisa melakukan analisis hasilnya sudah menunjukkan hasil cukup baik dan datanya cukup adequate (memadai) jadi kita bisa ajukan ke BPOM untuk dapatkan emergency use authorization," lanjutnya.

dr Neni menilai jika percepatan ke arah perizinan vaksin tersebut sudah disetujui. Vaksin bisa segera dilakukan registrasi dan segera diproduksi.

Meski begitu, sebelum siap diproduksi, vaksin akan dipastikan sudah melalui tahap uji klinis berikutnya di mana melihat efek samping dari vaksin.

"Tetapi uji klinis fase ketiga yang totalnya sampai 1.620 akan diteruskan lanjut, dan akan dilanjutkan dengan fase keempat, di mana semua efek samping dari vaksin ini tetap dilaporkan," pungkasnya.

Sebagai perbandingan, pembuatan vaksin dalam kondisi normal bisa membutuhkan waktu setidaknya 5-10 tahun. Proses pembuatan vaksin di tengah pandemi memang disebut berbeda dengan pengembangan vaksin di kondisi normal.

Pada saat pandemi, ada prosedur dan fase pengembangan vaksin yang bisa dipersingkat. Meski demikian penyingkatan waktu ini juga harus tetap mempertimbangkan aspek keamanan dan efektivitas vaksin.



Simak Video "Uji Vaksin Corona Sinovac: 90% Lebih Hasilkan Antibodi "
[Gambas:Video 20detik]
(naf/kna)