Kamis, 13 Agu 2020 14:31 WIB

Happy Hypoxia, Gejala Kurang Oksigen yang Tak Disadari Pasien Corona

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Virus corona: Terobosan baru memeriksa paru-paru pasien Covid-19 dengan kecerdasan buatan Happy hypoxia, gejala kekurangan oksigen yang tidak disadari pasien Corona. (Foto ilustrasi: BBC Magazine)
Jakarta -

Happy hypoxia bisa dialami pasien virus Corona COVID-19. Gejala ini bisa berisiko fatal karena umumnya tidak disadari pasien. Sebenarnya apa itu happy hypoxia?

Ahli paru dari RS Persahabatan, dr Erlang Samoedro, SpP, menjelaskan happy hypoxia adalah kondisi penurunan oksigen dalam darah yang tidak disadari pasien. Kondisi ini disebut dr Erlang dialami pasien Corona karena berkaitan dengan masalah di paru-paru.

"Penurunan oksigen di dalam darah tidak diikuti oleh rangsangannya, tidak sampai ke otak, jadi orangnya tidak sadar bahwa dia kadar oksigennya kurang," jelas dr Erlang saat dihubungi detikcom Kamis (13/8/2020).

Pasien yang mengalami 'happy hypoxia' pada awalnya tidak merasa sesak. Oleh sebab itu, pasien yang mengalami kondisi ini masih bisa beraktivitas seperti biasa tanpa menyadari adanya bahaya.

"Kalau pasien-pasien mengalami gangguan di paru secara luas, itu bisa jadi seperti itu, udara oksigen di dalam darahnya turun, tetapi dia tidak merasa sesak, jadi dia masih bisa melakukan aktivitas seperti biasa," jelas dr Erlang.

Bahayanya, pasien yang mengalami kondisi ini suatu saat bisa merasa sesak napas secara tiba-tiba dan menyebabkan risiko fatal. Kondisi fatal ini juga dialami pasien Corona.

"Iya ada yang sampai fatal. Jadi kurang waspada karena tidak sadar tadi," lanjutnya.

Menurut dr Erlang ada baiknya untuk segera memeriksakan diri usai mengeluhkan gejala Corona pada umumnya seperti batuk dan demam, karena kondisi ini secara tidak sadar bisa dialami setiap pasien.



Simak Video "Cara Tenaga Kesehatan Beri Motivasi ke Pasien Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)