Selasa, 18 Agu 2020 13:00 WIB

Mengenal Ad5-nCoV, Kandidat Vaksin Corona Pertama yang Dipatenkan China

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Pengujian Vaksin Corona Pada Manusia Mulai Tunjukkan Harapan Ilustrasi vaksin Corona. (Foto: DW (News))
Jakarta -

Menyusul Rusia dengan Sputnik V, kini China juga telah memberikan persetujuan pada kandidat vaksin virus Corona COVID-19 yang dikembangkan secara domestik. Kabar soal pemberian izin ini disampaikan melalui surat kabar nasional China, People's Daily pada Minggu (16/8/2020).

Dikutip dari Reuters, vaksin Corona asal China ini dinamai Ad5-nCoV. Vaksin ini merupakan yang pertama dikembangkan oleh perusahaan biofarmasi asal China, CanSino Biologics.

Berdasarkan dokumen Otoritas Kekayaan Intelektual Nasional China, vaksin Ad5-nCoV ini akan diproduksi secara massal dalam waktu singkat.

Apa sih vaksin Ad5-nCoV itu?

Dikutip dari Precision Vaccination, vaksin Ad5-nCoV merupakan vaksin hasil rekayasa genetika dengan adenovirus tipe 5 replikasi sebagai vektor untuk mengekspresikan protein SARS-CoV-2. Sebelumnya dari hasil studi hewan praklinis, Ad5-nCoV menunjukkan bisa menginduksi respon imun yang kuat pada hewan saat uji coba.

Sementara saat dilakukan uji klinis pada manusia, vaksin ini menggunakan adenovirus untuk mengirimkan materi genetik, yang berisi kode protein SARS-CoV-2.

Sel-sel yang terinfeksi akan menghasilkan protein virus SARS-CoV-2 dan melakukan perjalanan ke kelenjar getah bening. Di sana sistem kekebalan tubuh menciptakan antibodi yang akan mengenali protein tersebut untuk melawan virus.

Sejak uji klinis fase I, vaksin ini sudah menunjukkan hasil yang aman dan efektif merespon antibodi saat diuji pada manusia. Selain itu, menurut penelitian vaksin ini juga memiliki efek samping.

Efek samping yang paling umum muncul, seperti demam ringan, sakit kepala, nyeri ringan di area yang diinjeksi, dan nyeri otot. Para peneliti mengatakan gejala atau efek samping ini hanya akan berlangsung kurang dari dua hari.



Simak Video "Tips agar Lancar Jalani Vaksinasi COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)