Rabu, 26 Agu 2020 09:53 WIB

Seberapa Efektif Cek Suhu Cegah Penularan Corona di Kantor? Ini Kata WHO

Firdaus Anwar - detikHealth
Ilustrasi Cek Suhu Tubuh (Foto ilustrasi: Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta -

Beberapa perkantoran yang kembali beraktivitas menerapkan cek suhu tubuh di pintu masuk untuk mencegah penularan virus Corona. Namun, tetap saja beberapa kali dilaporkan penularan Corona di kantor hingga akhirnya terpaksa kembali ditutup.

Apa ini artinya upaya pemeriksaan suhu tidak efektif?

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menjelaskan bahwa cek suhu bisa dilakukan sebagai satu paket, bagian dari penerapan protokol kesehatan yang menyeluruh. Melakukan cek suhu saja tidak dianjurkan karena tidak bisa mendeteksi seluruh kasus.

"Cek suhu tidak bisa mendeteksi seluruh kasus COVID-19, karena individu yang terinfeksi mungkin tidak menunjukkan gejala tapi bisa menularkan penyakitnya. Orang-orang juga bisa saja mengonsumsi obat penurun panas karena takut konsekuensi tidak masuk kerja," tulis WHO dikutip dari situs resminya pada Rabu (26/8/2020).

"Mengandalkan pemeriksaan suhu saja tidak bisa menghentikan penularan COVID-19 di tempat kerja," lanjut WHO.

Untuk bisa cepat mendeteksi kasus Corona, WHO menyarankan semua karyawan didorong untuk melakukan pemeriksaan kesehatan rutin. Cara yang mudah bisa dengan mengisi kuesioner tentang kondisi kesehatan tubuh.

Manajer atau pemilik usaha juga harus memberi dukungan agar karyawan yang menunjukkan gejala tidak perlu masuk ke kantor. Bila karyawan tertular saat bekerja, maka ini bisa dianggap sebagai penyakit karena pekerjaan (occupational disease) dan jadi tanggung jawab perusahaan.

"Bila infeksi COVID-19 terjadi karena pekerjaan, bisa dianggap occupational disease. Bila terbukti maka harus dilaporkan serta dikompensasi sesuai standar perburuhan internasional dan nasional," tulis WHO.



Simak Video "Yang Harus Dilakukan Jika Tak Bisa Cium Bau Seperti Gejala Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)