Kamis, 27 Agu 2020 16:12 WIB

Diidap Istri Indra Bekti Hingga Sesak Napas, Apa Itu Efusi Pleura?

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Indra Bekti dan istri di acara perilisan official trailer dan poster film Jilbab Traveler: Love Sparks in Korea di kantor Rapi Films, kawasan Cikini, Jakarta Pusat. Istri Indra Bekti idap efusi pleura. (Foto: Gus Mun/detikHOT)
Jakarta -

Istri dari artis Indra Bekti, Aldilla Jelita, dikabarkan mengidap efusi pleura. Kondisi tersebut mengharuskan Aldilla dilarikan ke rumah sakit, karena mengalami sesak napas.

Kondisi ini membuat paru-paru sebelah kiri Aldilla terendam air yang cukup banyak, dan membuatnya sulit bernapas sehingga perlu dibantu oksigen. Dilla pun harus dirawat di Rumah Sakit Mayapada, kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

"Jadi ada cairan di dalam paru-paru Dilla, pertama 600cc, kedua 1 liter, ketiga 350cc dan alhamdulillah hari ini udah boleh pulang," elas Indra saat jumpa pers di Rumah Sakit Mayapada, kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Kamis (27/8/2020).

Apa sih itu efusi pleura?

Efusi pleura atau pleural effusion adalah kondisi adanya cairan dalam jumlah yang tidak wajar di sekitar paru-paru. Dikutip dari WebMD, cairan itu biasanya menumpuk di antara paru-paru dan lapisan pembungkusnya, yaitu pleura, yang menempel di bagian dalam rongga dada.

Umumnya area di sekitar pleura ini memang berair, yang berfungsi untuk memungkinkan paru-paru mengembang dengan baik saat bernapas. Tapi, jika jumlah cairannya berlebih, bisa menyebabkan paru-paru sulit mengembang dan akhirnya menyebabkan sesak napas.

Gejala yang muncul juga mungkin sering dialami oleh sebagian orang dalam kehidupan sehari-hari. Gejalanya terdiri dari sesak napas, nyeri pada dada terutama saat bernapas dalam-dalam, demam, dan juga batuk.

Apa saja penyebabnya?

Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan efusi pleura, seperti:

1. Kebocoran dari organ lain, misalnya dari gagal jantung kongestif, penyakit hati, atau ginjal.

2. Kanker paru-paru atau kanker lainnya yang sudah menyebar ke paru-paru atau pleura.

3. Terjadi infeksi, seperti pneumonia atau tuberkulosis (TBC).

4. Adanya kondisi autoimun, seperti lupus atau rheumatoid arthritis.

5. Emboli paru.



Simak Video "Viral Video Paru-paru Jadi Hitam karena Merokok Puluhan Tahun"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)