Senin, 31 Agu 2020 18:04 WIB

Satgas COVID-19: Kapasitas RS Rujukan Corona di DKI Terpakai 70 Persen

Firdaus Anwar - detikHealth
Petugas kesehatan memeriksa alat kesehatan di ruang IGD Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran itu siap digunakan untuk menangani 3.000 pasien. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/Pool/aww. (Foto ilustrasi: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Jakarta -

Satgas Penanganan COVID-19 membeberkan data yang menunjukkan kapasitas keterisian rumah sakit (RS) di DKI Jakarta sudah mencapai sekitar 70 persen. Hal ini menurut juru bicara Satgas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito, merupakan kondisi yang tidak ideal.

Wiku menjelaskan lebih spesifik angka keterpakaian tempat tidur ruang isolasi di 170 RS DKI Jakarta yang menangani COVID-19 mencapai 69 persen per 28 Agustus 2020. Sementara itu, ruang ICU di rumah sakit yang sama sudah 77 persen penuh.

"Pemerintah sedang mendorong menurunkan angka keterpakaian tempat tidur ini untuk bisa di bawah 60 persen. Sehingga beban untuk tenaga kesehatan di rumah sakit-rumah sakit tersebut bisa berkurang," kata Wiku dalam konferensi pers yang disiarkan BNPB, Senin (31/8/2020).

Salah satu upaya yang dilakukan saat ini adalah dengan mengoptimalkan RSD Wisma Atlet. Wiku menjelaskan RS rujukan yang sudah penuh bisa memindahkan pasien bergejala ringan hingga sedang ke RSD Wisma Atlet.

"Pasien dengan kriteria sedang dan ringan untuk bisa dipindahkan ke RS Atlet dari RS-RS rujukan COVID yang ada di DKI," pungkas Wiku.



Simak Video "Jangan Biarkan Jerih Payah Lawan Corona Selama 8 Bulan Sirna"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)