Kamis, 03 Sep 2020 10:00 WIB

Tandai 100 Hari Tanpa Transmisi Lokal, Wabah Corona di Thailand Berakhir?

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Siswa di Thailand ramai-ramai mengenakan masker saat mengikuti ujian masuk sekolah menengah. Hal itu dilakukan guna mencegah penyebaran virus corona. Tanda 100 hari tanpa transmisi lokal. Wabah Corona di Thailand berakhir? (Foto: AP Photo/Sakchai Lalit)
Jakarta -

Thailand melaporkan nol kasus COVID-19 yang ditularkan secara lokal atau transmisi lokal selama 100 hari berturut-turut. Data dari Kementerian Kesehatan Thailand mencatat tak ada transmisi komunitas sejak 26 Mei-2 September.

Seperti Taiwan dan Selandia Baru, keberhasilan Thailand menekan laju infeksi dan berhasil melewati 100 hari tanpa infeksi lokal bergantung pada perbatasan yang dijaga ketat dan ditutup untuk pendatang selama berbulan-bulan meski akhirnya menimbulkan kerugian besar bagi Thailand yang mengandalkan sektor pariwisata.

Pihak berwenang masih menemukan infeksi Corona di antara para pelancong yang tiba di perbatasan hot spot wisata, tetapi orang-orang ini dikarantina dan hanya diizinkan masuk ke lingkungan masyarakat setelah mereka pulih.

Pemerintah Thailand sendiri telah setuju untuk membuka kembali wisatawan menjelang musim dingin tetapi belum merilis banyak rincian tentang bagaimana mereka akan melakukannya dengan aman.

"Kami menahan virus dan sekarang adalah waktu yang tepat untuk fokus pada ekonomi. Semakin lama kami menutup perbatasan, semakin banyak kerusakan yang ditimbulkan," kata Somprawin Manprasert, kepala ekonom di Bank of Ayudhya Pcl di Bangkok, dikutip dari Strait Times.

Dilema Thailand menggambarkan kesulitan keseimbangan pemerintah di seluruh dunia yang berusaha untuk mengatasi antara kesehatan masyarakat dan kelangsungan hidup ekonomi.

Pejabat Thailand tetap waspada terhadap kemungkinan munculnya kembali infeksi seperti di Selandia Baru dan Vietnam. Per 2 September, Thailand mencatatkan total 3.425 kasus COVID-19, di antaranya 58 meninggal dunia dan 3.274 orang dinyatakan telah sembuh.



Simak Video "Kasus Corona Naik, Pemerintah Thailand: Kooperatif Atau Lockdown"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/naf)