Rabu, 09 Sep 2020 08:26 WIB

Tembus 200 Ribu Kasus, Ini Rangkuman Rekor COVID-19 di Indonesia

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Mural bertema waspada penyebaran virus Corona hiasi jalan di Solo. Lukisan itu dibuat agar para pengguna jalan mematuhi protokol kesehatan guna cegah COVID-19 Rangkuman rekor kasus Corona di Indonesia. (Foto: Agung Pambudhy)
Topik Hangat 200 Ribu COVID-19
Jakarta -

Indonesia akhirnya melaporkan 200 ribu kasus Corona per Selasa (8/9/2020). Sejak wabah Corona merebak awal Maret lalu, penambahan kasus Corona setiap harinya semakin meningkat.

Bahkan, Indonesia sempat mencatat penambahan 3 ribu kasus selama 5 hari berturut-turut, sejak Minggu (2/9/2020) hingga Rabu (6/9/2020). Angka 200 ribu kasus positif akhirnya pecah pada Selasa (8/9/2020).

Berikut rangkuman detikcom terkait perkembangan jumlah kasus virus Corona COVID-19 di Indonesia.

1. Rekor penambahan kasus harian

Penambahan kasus konfirmasi positif harian mencatatkan angka tertinggi pada 3 September yakni sebanyak 3.622 kasus. Total jumlah kasus positif saat itu berada di angka 184.268 kasus.

2. Rekor pasien sembuh

Rekor jumlah pasien sembuh dalam sehari pecah pada 24 Agustus yakni sebanyak 3.560 kasus. Total jumlah pasien sembuh pada saat itu ada di angka 111.060 kasus.

kilas balik 7 bulan pandemi coronakilas balik 7 bulan pandemi corona Foto: Infografis Fuad Hasim

3. Rekor pasien meninggal

Jumlah pasien meninggal dalam sehari mencatatkan angka tertinggi pada 22 Juli dengan 139 kasus. Total jumlah kematian pada saat itu adalah 4.459 kasus.

4. Rekor jumlah spesimen

Presiden Joko Widodo menargetkan 30 ribu pemeriksaan spesimen dalam sehari. Catatan tertinggi ada di 3 September 2020 dengan 37.597 spesimen.

5. Rekor penambahan di atas 3 ribu kasus

Penambahan kasus konfirmasi positif di atas 3 ribu pernah berlangsung selama 5 hari berturut-turut yakni pada 2 September 2020 hingga 6 September 2020. Ini menjadi rekor terlama berada di level 3 ribu ke atas.



Simak Video "Epidemiolog Prediksi Puncak Corona Indonesia Terjadi pada 2021"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)
Topik Hangat 200 Ribu COVID-19