Jumat, 11 Sep 2020 07:05 WIB

3 Kesalahan Ini Bikin Virus Corona Menyebar dan Menular

Content Promotion - detikHealth
Pengguna smartphone bermasker Foto: Shutterstock
Jakarta -

Beragam aktivitas sudah mulai kembali berjalan meskipun pandemi masih berlangsung. Penerapan protokol kesehatan pun sudah menjadi kewajiban yang diterapkan pada tempat-tempat umum maupun perkantoran.

Namun, masyarakat masih harus tetap waspada mengingat tingginya jumlah angka positif COVID-19 saat ini. Berdasarkan data yang di unggah situs covid.go.id per 9 September 2020, kasus positif yang terjadi ada 203.342 orang.

Oleh karena itu, agar terhindar dari COVID-19 masyarakat perlu menyadari kesalahan apa saja yang dapat menimbulkan klaster-klaster baru. Melansir dari berbagai sumber, berikut ini beberapa kesalahan yang bisa menyebabkan penyebaran COVID-19 meluas.

Tidak Menggunakan Masker

Saat bepergian keluar rumah saat ini masih diterapkan anjuran untuk memakai masker. Namun masih banyak masyarakat yang tidak mentaati anjuran ini. Bahkan sampai harus diingatkan oleh petugas. Padahal sesuai anjuran pemerintah, masker harus selalu digunakan ketika berada di dalam ruangan dan di lokasi yang banyak orangnya.

Penggunaan masker yang mempunyai filtrasi seperti masker medis sangat dianjurkan agar partikel virus tidak masuk ke dalam tubuh. Cara menggunakan masker juga harus diperhatikan, banyak yang masih salah menggunakan masker dengan tidak menutupi bagian hidung secara keseluruhan.

Lupa Menjaga Kontak Fisik

Saat bertemu rekan kerja, sesama teman, atau keluarga dari daerah lain sebaiknya selalu menjaga kontak fisik. Pasalnya banyak pasien COVID-19 yang tidak tahu dirinya sudah terinfeksi karena tidak memiliki gejala. Sehingga, menjaga jarak aman saat berinteraksi bisa mencegah terjangkit virus ini.

Mencuci tangan selama 20 detik setelah bepergian dari atau menuju kantor juga harus dilakukan jika. Menjaga jarak 2 meter saat berinteraksi bisa menjadi solusi untuk meminimalisir risiko yang terjadi.

Berkerumun di Tempat Umum

Saat melakukan meeting, nongkrong bareng teman, atau pergi ke pasar biasanya masih terdapat kerumunan yang tentunya membahayakan. Berkerumun di tempat sempit dengan sistem ventilasi udara yang tidak baik akan cepat menyebarkan virus.

Untuk itu saat ini ada baiknya untuk menghindari tempat-tempat umum jika memang tidak memiliki kepentingan. Jika masih diharuskan pergi, jangan lupa untuk selalu menjaga protokol kesehatan yang sudah ditetapkan seperti rajin mencuci tangan, menggunakan masker, menjaga jarak interaksi serta gunakan hand sanitizer.

Itulah beberapa kesalahan yang bisa membuat penyebaran COVID-19 semakin meluas. Hindari kesalahan tersebut agar bisa membantu upaya pencegahannya. Anda pun juga bisa melakukan upaya mandiri untuk mencegah terjangkit virus dengan meningkatkan daya tahan tubuh. Berolahraga secara teratur dan mengonsumsi vitamin seperti Samcorbex pun bisa menjadi solusi untuk menjaga tubuh Anda.

Samco FarmaSamcorbex Foto: Dok. Samco Farma


Samcorbex bisa menjadi pilihan bagi Anda yang ingin menjaga tubuh tetap fit saat bekerja atau beraktivitas. Samcorbex mengandung suplementasi Vitamin B Complex dan Vitamin C 500 mg. Produk Samco Farma lainnya yaitu Samcemin dengan kandungan suplementasi Vitamin C 100 mg juga bisa menjaga kelancaran beraktivitas.

Dengan mengonsumsi Samcorbex 1-2 kali sehari 1 kaplet atau Samcemin 1-3 kali sehari 1 tablet membantu kondisi dan daya tahan tubuh tetap terjaga. Saat ini, Samcorbex dan Samcemin bisa didapatkan di apotek-apotek terdekat dan e-commerce seperti Shopee, Lazada dan Tokopedia.

Keduanya juga bisa didapatkan melalui distributor-distributor PT Samco Farma yakni, PT Daya Muda Agung, PT Merapi Utama Pharma, dan PT Prima Galvin Sukses untuk area Jabodetabek atau dapat menghubungi Sales Representative Pak Almer di nomor 081288715581.

Bagi Anda yang berada di luar Jabodetabek, saat ini keduanya bisa ditemukan pada distributor PT Cahaya Mutiara Farma dan PT Galoeh Husada Farma untuk area Jawa Timur, PT Hapeel Pharmindo untuk area Malang dan Sekitarnya, PT Marrykha Mitra Mustika di Jawa Tengah, PT Kwatro mandiri Ekavisi di Jawa Barat, PT Mitra Bina Multi Sejahtera di Sumatera Utara, PT Talang Gugun Sari Nusantara di Sumatera Barat, PT Sinar Prima Lestari di Sumatera Selatan, Bengkulu, dan Jambi, PT Aditama Makmur Sentosa di Lampung, PT Nitijaya Cipta Makmur di Banjarmasin, PT Sehat Inti Permata di Bali dan Lombok.

(ads/ads)