Selasa, 15 Sep 2020 16:45 WIB

Update COVID-19: 34 Wilayah RI Turun dari Risiko Tinggi ke Sedang, Ini Daftarnya

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Pemerintah Kota Bekasi menggelar tes massal corona terhadap penumpang KRL di Stasiun Bekasi. Tes kali ini menggunakan alat yang lebih akurat berupa polymerase chain reaction (PCR). Agung Pambudhy/Detikcom. 

1. Penumpang Commuter line mengikuti test massal COVID 19 dengan metode polymerase chain reaction (PCR) di Stasiun Bekasi, Jawa Barat, Selasa (5/5/2020).
2. Sebanyak 300 penumpang kereta dipilih secara random mengikuti tes ini. 
3. Metode tes PCR adalah mengetes spesimen yang diambil dari dahak di dalam tenggorokan dan hidung lalu diswab. 
4. Tes ini dianggap paling akurat dibandingkan rapid test yang hanya untuk mendeteksi reaksi imun dalam tubuh.
5. Data terkini kasus positif Covid-19 di Kota Bekasi telah mencapai 249 orang. Pasien sembuh corona 126, dalam perawatan 95, sedangkan meninggal 28 orang.
6. Test ini dibantu petugas dari RSUD Kota Bekasi dan Dinkes Kota Bekasi.
7. Sebelum masuk ke stasiun, penumpang lebih dulu menjalai tes PCR secara acak. Setelah itu, sampel lemdir dari hidung akan diuji di Labiratorium Kesehatan Kota Bekasi.
8. Hasil pemeriksaan ini diharapkan memberi gambaran kondisi penumpang ‎KRL apakah ada yang terpapar COVID-19 atau tidak.
9. Sebelumnya di KRL ada tiga orang yang dinyatakan positif virus COVID-19 berdasarkan hasil test swab PCR yang dilakukan pada 325 calon‎ penumpang dan petugas KAI di Stasiun Bogor. 
10. Sejumlah kepala daerah meminta pemerintah pusat untuk menstop operasional KRL guna menghambat penyebaran virus COVID-19
11. Hingga 4 Mei 2020 di Indonesia terdapat 11.587 kasus COVID-19 dengan kasus kematian 864 meninggal dan 1.954 sembuh.
12. Sampai kemarin pemerintah telah menguji 112.965 spesimen dari 83.012 orang di 46 laboratorium. Virus Corona COVID-19 (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta -

Satgas Penanganan COVID-19 mengungkapkan data kabupaten dan kota di Indonesia yang berubah dari zona risiko tinggi menjadi sedang penularan virus Corona. Disebutkan, totalnya ada 34 kabupaten dan kota.

"Kami ingin menyampaikan ada 34 kab/kota dengan perubahan zona merah menjadi zona oranye. Kami perlu menghargai 34 kab/kota karena telah mampu mengurangi risiko daerahnya menjadi lebih baik, meskipun zonanya masih zona oranye harus didorong lagi menjadi zona kuning dan hijau," kata Juru bicara Satgas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito dalam konferensi pers di YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (15/9/2020).

1. Aceh

- Aceh Barat
- Kota Banda Aceh

2. Sumatera Utara

- Kota Binjai
- Kota Gunungsitoli

3. Sumatera Barat

- Agam
- Kota Padang
- Kota Padang Panjang
- Kota Bukittinggi

4. Riau

- Pelalawan
- Kuantan Singingi
- Kota Dumai

5. Sumatera Selatan

- Lahat
- Kota Lubuklinggau

6. Kepulauan Riau

- Kota Tanjungpinang

7. DKI Jakarta

- Jakarta Pusat

8. Jawa Barat

- Kota Bekasi

9. Jawa Tengah

- Kota Semarang

10. Jawa Timur

- Probolinggo
- Sidoardjo

11. Banten

- Tangerang
- Kota Tangerang Selatan
- Kota Tangerang

12. Bali

- Jembrana
- Tambanan

13. Kalimantan Tengah

- Barito Selatan

14. Kalimantan Selatan

- Barito Kuala
- Hulu Sungai Utara
- Balangan
- Tanah Laut

15. Kalimantan Timur

- Kutai Kartanegara
- Mahakam Ulu

16. Sulawesi Utara

- Kota Manado

17. Sulawesi Selatan

- Kota Makassar

18. Papua Barat

- Teluk Bintuni



Simak Video "Satgas Sebut Banyak Orang Masih Tak Percaya Bahaya Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)