Rabu, 16 Sep 2020 09:49 WIB

10 Negara dengan Kasus COVID-19 Tertinggi di Asia, Indonesia Ranking Berapa?

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Pemerintah Kota Bekasi menggelar tes massal corona terhadap penumpang KRL di Stasiun Bekasi. Tes kali ini menggunakan alat yang lebih akurat berupa polymerase chain reaction (PCR). Agung Pambudhy/Detikcom. 

1. Penumpang Commuter line mengikuti test massal COVID 19 dengan metode polymerase chain reaction (PCR) di Stasiun Bekasi, Jawa Barat, Selasa (5/5/2020).
2. Sebanyak 300 penumpang kereta dipilih secara random mengikuti tes ini. 
3. Metode tes PCR adalah mengetes spesimen yang diambil dari dahak di dalam tenggorokan dan hidung lalu diswab. 
4. Tes ini dianggap paling akurat dibandingkan rapid test yang hanya untuk mendeteksi reaksi imun dalam tubuh.
5. Data terkini kasus positif Covid-19 di Kota Bekasi telah mencapai 249 orang. Pasien sembuh corona 126, dalam perawatan 95, sedangkan meninggal 28 orang.
6. Test ini dibantu petugas dari RSUD Kota Bekasi dan Dinkes Kota Bekasi.
7. Sebelum masuk ke stasiun, penumpang lebih dulu menjalai tes PCR secara acak. Setelah itu, sampel lemdir dari hidung akan diuji di Labiratorium Kesehatan Kota Bekasi.
8. Hasil pemeriksaan ini diharapkan memberi gambaran kondisi penumpang ‎KRL apakah ada yang terpapar COVID-19 atau tidak.
9. Sebelumnya di KRL ada tiga orang yang dinyatakan positif virus COVID-19 berdasarkan hasil test swab PCR yang dilakukan pada 325 calon‎ penumpang dan petugas KAI di Stasiun Bogor. 
10. Sejumlah kepala daerah meminta pemerintah pusat untuk menstop operasional KRL guna menghambat penyebaran virus COVID-19
11. Hingga 4 Mei 2020 di Indonesia terdapat 11.587 kasus COVID-19 dengan kasus kematian 864 meninggal dan 1.954 sembuh.
12. Sampai kemarin pemerintah telah menguji 112.965 spesimen dari 83.012 orang di 46 laboratorium. Kasus virus Corona COVID-19 di Asia. (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta -

Virus Corona COVID-19 masih mewabah di seluruh dunia. Di Indonesia sendiri jumlah kasus positif COVID-19 sudah mencapai 225.030 kasus pada Selasa (15/9/2020).

Berdasarkan data Worldometers, saat ini total kasus COVID-19 di dunia sudah tembus di angka 29.717.040 kasus. Sementara total kasus sembuh sudah mencapai 21.530.783 orang dan 938.447 lainnya meninggal dunia.

Benua Asia pun menjadi salah satu penyumbang terbesar kasus COVID-19, yakni sebanyak 8.838.865 kasus. Lebih dari separuh total kasusnya berasal dari India, yang sudah melaporkan 5.018.034 kasus COVID-19.

Berikut daftar 10 negara dengan kasus COVID-19 tertinggi di Asia pada Rabu (16/9/2020) pagi.

1. India

- Total kasus: 5.018.034
- Kasus sembuh: 3.939.111
- Kasus meninggal: 82.091

2. Iran

- Total kasus: 407.353
- Kasus sembuh: 349.984
- Kasus meninggal: 23.453

3. Bangladesh

- Total kasus: 341.056
- Kasus sembuh: 245.594
- Kasus meninggal: 4.802

4. Arab Saudi

- Total kasus: 326.930
- Kasus sembuh: 305.022
- Kasus meninggal: 4.338

5. Pakistan

- Total kasus: 302.424
- Kasus sembuh: 290.261
- Kasus meninggal: 6.389

6. Irak

- Total kasus: 298.702
- Kasus sembuh: 233.346
- Kasus meninggal: 8.166

7. Turki

- Total kasus: 294.620
- Kasus sembuh: 261.260
- Kasus meninggal: 7.186

8. Filipina

- Total kasus: 269.407
- Kasus sembuh: 207.352
- Kasus meninggal: 4.663

9. Indonesia

- Total kasus: 225.030
- Kasus sembuh: 161.065
- Kasus meninggal: 8.965

10. Israel

- Total kasus: 164.402
- Kasus sembuh: 120.727
- Kasus meninggal: 1.147



Simak Video "Satgas Sebut Banyak Orang Masih Tak Percaya Bahaya Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)