Senin, 21 Sep 2020 14:48 WIB

Intip 7 Kriteria Produk Perawatan Bayi yang Aman dan Berkualitas

Content Promotion - detikHealth
BebeRoosie Foto: BebeRoosie
Jakarta -

Sebelum membeli produk perawatan bayi ada baiknya untuk teliti terlebih dahulu ya, Bunda. Kulit bayi yang tipis dan sensitif, amat rentan mengalami iritasi. Oleh karena itu, cermati kriteria-kriteria utama yang harus dipenuhi dalam memilih produk perawatan bayi yang aman dan berkualitas. Mari menjadi konsumen cerdas!

Terdapat aneka produk perawatan tubuh bayi yang tersebar di pasaran. Mengandalkan kemasan warna-warni, beragam konsep, dan iklan yang menggunakan istilah istilah ilmiah. Semua produk tersebut jadi tampak menarik dan meyakinkan, namun benarkah seluruhnya aman untuk digunakan?

Ada baiknya, Bunda lebih hati-hati dan cermat dalam memilih. Jangan memilih suatu produk semata-mata karena lucu atau memajang karakter favorit anak pada kemasan.

Bunda harus lebih cermat, demi keamanan dan kenyamanan sang buah hati. Terlebih, setiap hari kulit anak akan terpapar produk perawatan tersebut, baik berupa sabun, baby oil, minyak telon, tabir surya, bug repellent, hingga pelembap. Oleh karena itu, Bunda wajib memahami beberapa hal penting yang menjadi pertimbangan saat memilih produk.

Untuk memastikan keamanan dan kualitas produk-produk perawatan bayi yang hendak dibeli, setidaknya produk tersebut harus memenuhi 7 kriteria penting, yaitu:

1. Formulasi Khusus Bayi
Hindari pengaplikasian produk perawatan tubuh orang dewasa kepada bayi, karena berpotensi merusak lapisan kulit si kecil yang masih tipis, sensitif, dan rawan iritasi. Pastikan Bunda memilih produk dengan formulasi khusus untuk bayi, terutama jika anak Bunda kerap mengalami reaksi alergi, seperti ruam dan gatal-gatal.

Akan lebih baik, apabila Bunda menggunakan produk dengan risiko alergi yang rendah dan pH yang mendekati kulit bayi, yaitu sekitar 5,5. Namun tidak masalah memilih produk tanpa label 'hypoallergenic' dan pH netral, apabila kulit bayi Bunda cukup lembap dan sehat.

2. Kemasan Tersegel
Saat memilih produk perawatan bayi di sebuah tokoataupusatperbelanjaan, pengecekansecara visual menjadilangkahawal yang paling mudah. Namun, jangan salah fokus dengan warna atau tampilan yang menarik.

Yang perlu Bunda perhatikan, yaitu keutuhan segel dan kondisi kemasan. Apabila tidak ada masalah, cek tanggal kedaluwarsa produk dan masa berlaku produk setelah kemasan dibuka atau setelah produk terpapar udara.

3. Bebas Bahan Berbahaya
Baca dan cermati seluruh informas idan label yang tertera pada kemasan, terutama pada bagian komposisi produk.Apabila bayi tergolong rentan dan super sensitif, pilih produk perawatan kulit yang tidak mengandung pewangi dan pewarna, karena berpotensi menimbulkan iritasi dan mengganggu pernapasan bayi.

Selain itu, sebaiknya tidak memilih produk yang mengandung antimikroba dan antibakteri, serta bebas dari paraben (sejenispengawet) dan phthalate (pelembut) yang berisiko menimbulkan alergi hingga gangguan tumbuh kembang. Apabila produk mengandung alkohol, pilih jenis yang aman, seperti cetearyl alcohol atau fatty alcohol. Hindari jenis ethyl alcohol (ethanol) karena dapat mengiritasi kulit bayi.

Untuk produk anti serangga (bugs repellent), sebaiknya Bunda menghindari produk dengan kandungan DEET yang dapat berdampak negative terhadap sistem saraf bayi. Pilih produk dengan basis organic dengan aroma yang lembut, seperti BebeRoosie Bugs Repellent yang tidak mengandung DEET / bahan kimia dan kandungan dari Beberoosie Bugs Repellent seperti lavender, citronella, minyak zaitun, dan aloe vera yang jelas aman dan efektif mengusir serangga, sekaligus menjaga kesehatan kulit bayi.

4. Aturan Pakai yang Jelas
Selain komposisi produk, Bunda juga perlu memperhatikan dan mematuhi aturan pakai yang tertera pada kemasan. Gunakan sesuai anjuran agar tidak salah mengaplikasikan produk atau kelebihan takaran. Cermati pula apabila terdapa tsuatu peringatan yang tercantum pada kemasan.

5. Terdaftar di BPOM
Produk perawatan kulit bayi termasuk jenis kosmetik yang harus mendapat izin edar dari BPOM (BadanPengawasObatdanMakanan) Republik Indonesia. Sistem pengawasan ini bertujuan untuk melindungi keamanan, keselamatan, dan kesehatankonsumen.

Karena itu, apabila Bunda menemukan atau ditawari produk dengan merek dagang yang asing, segera cek nomor registrasinya di situs BPOM untuk memastikan legalitas produk tersebut.

6. Berbahan Dasar Alami
Ada kalanya, produk dengan bahan dasar alami, masih berpotensi menyebabkan alergi atau iritasi, apabila anak memiliki riwayat alergi (genetis) terhadap za ttertentu. Namun, secara umum, produ kperawatan bayi berbahan dasar alami cenderung aman, nyaman, dan meminimalisir risiko alergi pada bayi.

7. Cocok untuk Bayi Bunda
Setiap anak terlahi runic danspesial. Produk yang cocok dan berdampak positif terhadap anak tetangga, belum tentu menghasilkan hal serupa terhadap ana kBunda. Oleh karena itu pilihlah produk yang telah terbukt iampuh, dengan testimonial yang baik dari sebagian besar konsumen.

Setelah itu, lakukan ujiefikasi terlebih dahulu. Oleskan sedikit saja, produk pada kulit kaki bayi, dan tunggu sehari. Amati reaksi yang timbul, apakah aman atau justru menimbulkan ruam.

BebeRoosieBebeRoosie Foto: BebeRoosie

Produk tersebut hadir untuk memenuhi aneka kebutuhan Bunda, mulai dari menjaga kehangatan tubuh bayi, mencegah gigitan nyamuk, memberikan wangi yang lembut, sekaligus menjaga kelembapan dan kesehatan kulit bayi. Komplet banget deh. Yuk segera coba BebeRoosie Bugs Repellent!

(ads/ads)