Rabu, 23 Sep 2020 11:05 WIB

Ada 173 Klaster COVID-19 di Jatim, Ini Detailnya

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Ratusan warga di kawasan Tanah Abang mengikuti tes swab massal. Tes itu diselenggarakan sebagai salah satu upaya pendeteksian dini virus Corona. Klaster Corona di Jawa Timur. (Foto ilustrasi: Agung Pambudhy)
Jakarta -

Corona di Indonesia per Selasa (22/9/2020) akhirnya menembus angka 250 ribu. Provinsi Jawa Timur menjadi salah satu penyumbang kasus tertinggi di Indonesia, data kemarin Jatim mencatat 341 kasus.

Total kasus penularan Corona di Jawa Timur terbanyak berasal dari klaster perkantoran. Sementara klaster terbanyak berada pada transmisi lokal seperti klaster keluarga.

Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Penanganan COVID-19 Dewi Nur Aisyah SKM, M.Sc, DIC, PhD menjelaskan klaster perkantoran memiliki kemungkinan bukan terjadi di dalam kantor saja, melainkan perjalanan ke kantor, maupun bermula terpapar di luar kantor. Tetapi disebut klaster perkantoran karena berdasarkan testing yang dilakukan masing-masing perusahaan.

"Bisa jadi karena tempatnya industri jadi memang lebih besar juga, orang-orang jumlah pekerjanya, sehingga mungkin tempatnya satu, tetapi jumlah infeksi besar," sebut dr Dewi dalam siaran pers BNPB melalui kanal YouTube Rabu (23/9/2020).

Berikut detail sebaran klaster Corona di Jawa Timur:

Tempat kerja

- 31 klaster
- 1.082 kasus

Transmisi lokal/pemukiman (klaster keluarga dan transmisi di daerah)

- 44 klaster
- 894 kasus

Dengan riwayat perjalanan

- 28 klaster
- 403 kasus

Pasar dan TPI (Tempat Pelelangan Ikan)

- 31 klaster
- 254 kasus

Rumah sakit/tenaga kesehatan

- 29 klaster
- 383 kasus

Pesantren

- 2 klaster
- 205 kasus

Seminar

- 2 klaster
- 192 kasus

Tempat ibadah

- 2 klaster
- 74 kasus

Lapas

- 2 klaster
- 71 kasus

Mall dan Restoran

- 2 klaster
- 32 kasus



Simak Video "Klaster Pasien Rumah Sakit Jadi Klaster Tertinggi di DKI Jakarta"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/kna)