Rabu, 23 Sep 2020 17:37 WIB

Satgas COVID-19 Ungkap Bagaimana Klaster Rapat Bisa Terjadi

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Mutasi virus corona yang membingungkan para ilmuwan Virus Corona COVID-19. (Foto: BBC World)
Jakarta -

Penularan virus Corona COVID-19 bisa terjadi di mana dan kapan saja, termasuk saat melakukan rapat kerja. Maka dari itu, berbagai aktivitas yang dapat menimbulkan kontak erat dalam waktu yang lama seperti mengadakan rapat kerja secara langsung sebaiknya dihindari demi meminimalisir risiko penularan penyakit ini.

Bagaimana klaster rapat bisa terjadi?

Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Penanganan COVID-19 Dewi Nur Aisyah, SKM, MSc, DIC, PhD, memberikan contoh bagaimana klaster penularan Corona di dalam rapat bisa terjadi. Misalnya, ada seorang karyawan berinisial A yang ternyata positif COVID-19 lalu ia mengikuti rapat bersama empat orang lainnya, yakni B, C, D dan E hingga akhirnya tanpa disadari mereka ikut terinfeksi.

"C, D, dan E ternyata rapat lagi di restoran, ketemulah sama F, G, H, dan I. Nah si F, G, H, dan, I ini juga ikutan rapat dan dia makan di restoran (akhirnya) positif dan bahkan yang G meninggal," ucap Dewi dalam siaran Youtube BNPB, Rabu (23/9/2020).

Dewi menjelaskan, hal ini menjadi bukti bahwa virus Corona sangat mudah menyebar, bahkan hanya berawal dari satu orang yang ternyata positif COVID-19 lalu ia mengikuti rapat dengan orang lainnya, sehingga banyak orang menjadi ikut tertular.

"Bayangkan ini semua bermula hanya dari rapat," pungkas Dewi.



Simak Video "Mari Lakukan Protokol Kesehatan untuk Membantu Sesama"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)