Sabtu, 26 Sep 2020 14:03 WIB

Kapasitas Tempat Tidur Pasien Corona di Tangsel Sudah Terisi 80 Persen!

Ayunda Septiani - detikHealth
nakes yang merawat pasien corona Tim medis yang merawat pasien Corona. Foto: Adhar Muttaqin
Jakarta -

Indonesia melaporkan kembali penambahan kasus positif Corona tertinggi pada Jumat (25/9/2020) dengan 4.823 kasus positif COVID-19. Hingga saat ini, Indonesia mencatatkan ada 266.845 kasus positif COVID-19 yang terkonfirmasi per Jumat (25/9/2020).

Beberapa wilayah melaporkan kenaikan Corona tertinggi, seperti Kota Tangerang Selatan. Kota Tangsel menjadi satu dari 7 daerah di Jabodetabek dengan kenaikan kasus Corona yang cukup signifikan.

Naiknya kasus Corona di Tangsel mempengaruhi ketersediaan ruang isolasi untuk pasien. Berdasarkan data yang dihimpun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan, hingga kini presentase Bed Occupancy Ratio (BOR) mencapai 70 hingga 80 persen.

Selain itu, Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan, Deden Deni selaku Plt Kadinkes Kota Tengerang Selatan menuturkan bahwa sejak Juli ada kecenderungan kenaikan kasus yang tinggi, puncaknya terjadi pada Agustus yang mencapai 200 kasus.

"Hanya kemarin di awal-awal Agustus, kami sempat mengalami kesulitan untuk ruang ICU. Setiap hari kami laporkan untuk ketersediaan bed dan ICU, namun memang akhir-akhir ini mengalami peningkatan," jelas Deden, seperti rilis yang diterima detikcom, Sabtu (26/9/2020).

RSUD Kota Tangerang Selatan melaporkan telah menyiagakan sebanyak 18 TT isolasi pasien dengan 13 TT di IGD, 3 TT di ruang IGD khusus ibu yang terkonfirmasi COVID-19 serta menyiapkan tenda didepan gedung RS untuk menyortir (triase) pasien COVID-19 dan non COVID-19.

Selain itu, RSUD juga sudah menyiapkan gedung khusus yang baru selesai dibangun untuk menambah kapasitas ruang isolasi sebanyak 40 TT. Gedung tersebut akan siap digunakan Bulan Oktober mendatang . Dengan bertambah ruang isolasi maka diperlukan penambahan SDM.

Disamping menyiagakan rumah sakit untuk perawatan pasien COVID-19 dengan gejala sedang-berat, Pemerintah Kota Tangerang juga menyediakan fasilitas karantina bagi pasien bergejala ringan dan tanpa gejala yakni Rumah Lawan COVID-19 (RLC). Sebuah gedung di kawasan pertanian terpadu tersebut memiliki kapasitas 150 TT dengan 28 tenaga kesehatan yang bertugas. Sampai saat ini, tingkat keterisian RLC sebanyak 76 orang.

"Dengan adanya RLC ini akan sangat membantu penanganan COVID-19 di Kota Tangsel, jadi yang bergejala ringan dan tanpa gejala bisa di karantina di sini, sedangkan sedang-berat di RS, strategi ini harus kita lakukan agar tidak ada penumpukan pasien di RS Rujukan," tutur Rita



Simak Video "Mari Lakukan Protokol Kesehatan untuk Membantu Sesama"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)