Minggu, 04 Okt 2020 05:05 WIB

Asosiasi RS Tanggapi Tudingan Miring Soal 'Meng-COVID-kan' Pasien

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Petugas penggali makam jenazah COVID-19 menulis nama dan kelompok yang bertugas di komplek pemakaman Pondok Ranggon. Pemakaman jenazah dengan protokol COVID-19 (Foto: ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)
Jakarta -

Pelayanan COVID-19 di rumah sakit tengah jadi sorotan. Diduga, ada pihak yang sengaja mencari keuntungan dengan memanipulasi data kematian pasien.

Dugaan tersebut antara lain dilontarkan Kepala Kantor Staf Kepresidenan Moeldoko baru-baru ini. Usai bertemu Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Kamis (1/10/2020), ia menyampaikan pembahasan soal definisi ulang kematian pasien.

"Definisi ini harus kita lihat kembali, jangan sampai semua kematian itu selalu dikatakan akibat COVID-19," sebutnya.

Tudingan miring soal 'meng-COVID-kan' pasien yang meninggal dunia mendapat tanggapan dari Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSSI). Tanggapan tersebut disampaikan melalui press release berikut ini:

Sehubungan dengan maraknya pemberitaan tentang pelayanan pasien Covid-19 di Rumah Sakit, Kami Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSSI) menyampaikan hal-hal sebagai berikut ini:

  1. Penghargaan kepada semua daya upaya pemerintah yang telah berusaha secara bersama-sama untuk menghadapi keadaan yang sangat sulit ini.
  2. Dengan Penuh Kerendahan Hati kami mengucapkan terimakasih kepada semua komponen terutama para Dokter, Perawat, Apoteker, Analis Kesehatan dan segenap tenaga non kesehatan yang sudah terlibat dalam pelayanan di Rumah Sakit semoga diberi kesehatan dan Kekuatan selalu
  3. Dengan Doa yang tulus ikhlas Kami persembahkan kepada semua Tenaga Medis yang telah mendahului kita agar diterima Amal Ibadahnya dan Keluarga yang ditinggalkan diberi Ketabahan
  4. Kami yakin bahwa hanya melalui kesatuan pemikiran (unity of thought) yang diimplementasikan dengan gerak langkah yang satu (unity of action), kita bisa menghadapi masa-masa sulit ini.
  5. Kesulitan ini telah berhembus kepada semua pihak, termasuk dunia Kesehatan namun tidak terbatas kepada fasilitas-fasilitas Kesehatan saja namun semua elemen- elemen di dalamnya
  6. Hendaknya berita-berita yang menggiring opini ke arah yang tidak positif, kita hindari bersama-sama dan apabila terdapat hal-hal yang kurang berkenan, hendaknya di musyawarahkan demi kebaikan masyarakat luas
  7. Asosiasi menjamin bahwa semua anggotanya senantiasa berusaha keras dengan sekuat tenaga dan ridho-Nya, untuk memberikan pelayanan yang terbaik.
  8. Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSSI) menghimbau agar Rumah Sakit dalam memberikan Pelayanan selalu mentaati regulasi yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah
  9. Dengan demikian, ARSSI mengharapkan agar konsentrasi pelayanan Kesehatan dapat tetap terfokus, agar berita-berita yang kurang mendidik dan cenderung mengeneralisasikan opini segera diluruskan dan ke depannya dihindarkan

Demikian yang ingin kami sampaikan. Mari Bersama-sama Semua Anak Bangsa berjuang untuk melewati masa sulit ini, Semoga pandemi covid cepat berakhir dan kita senantiasa selalu dalam lindungan Allah SWT .

Bersama Bersatu kita melawan covid 19.

Hormat kami,
Ketua Umum ARSSI

drg Susi Setiawaty, MARS

Sekretaris Jenderal ARSSI

drg Iing Ichsan Hanafi, MARS.



Simak Video "Mari Lakukan Protokol Kesehatan untuk Membantu Sesama"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)