ADVERTISEMENT

Rabu, 07 Okt 2020 08:31 WIB

Indonesia Amankan 2 dari 10 Kandidat Vaksin Corona Potensial di Dunia

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
The doctor prepares the syringe with the cure for vaccination. Ilustrasi vaksin Corona. (Foto: iStock)
Jakarta -

Juru bicara Satgas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito, mengungkapkan bahwa saat ini ada 10 kandidat vaksin Corona di dunia yang tengah menjalani uji klinis fase 3.

Lebih lanjut, Wiku menjelaskan dari 10 kandidat vaksin tersebut, Indonesia telah mengamankan dua kandidat vaksin Corona, yaitu Sinovac dan Sinopharm.

"Kandidat vaksin yang sudah mengadakan perjanjian akses dengan pemerintah Indonesia adalah Sinovac yang bekerja sama dengan Bio Farma dan saat ini sedang dalam proses uji klinis fase 3 di Bandung," kata Wiku dalam konferensi pers di YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (6/10/2020).

"Kedua adalah Sinopharm yang saat ini sedang mengadakan kerja sama dengan United Emirates Arab, di mana uji klinis fase 3 sedang berlangsung dengan target subjek 22 ribu orang," tambahnya.

Adapun 10 kandidat vaksin Corona yang saat ini sedang menjalani uji klinis fase 3, yakni Sinovac, Wuhan Institute of Biological Products atau Sinopharm, Janssen Pharmaceutical Companies (Johnson & Johnson Group), dan Cansino Biologics Incorporation atau Beijing institute of Biotechnology.

"Kemudian Gamaleya Research Institute, BioNtech atau Fosun Pharma Pfizer, University of Oxford atau AstraZeneca, Novavax, Moderna atau NIAID, dan Beijing Institute of Biological Products atau Sinopharm," jelas Wiku.

Wiku juga mengatakan, saat ini Indonesia sedang menjalin kerja sama pengadaan vaksin Corona dengan perusahaan asal Korea Selatan, Genexine. Kandidat vaksin tersebut sedang dalam tahap uji klinis fase 1 dan 2A.

Selain itu, Indonesia sendiri terus berusaha dalam mengembangkan vaksin Corona dalam negeri, yang diberi nama vaksin merah putih. "Yang dipimpin oleh Lembaga Biologi Molekuler Eijkman dan Kementerian Riset dan Teknologi," tutur Wiku.



Simak Video "Kata Satgas soal Vaksin Covid-19 Umat Islam Akan Diganti yang Halal"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT