Kamis, 08 Okt 2020 10:46 WIB

Dulunya RS Darurat COVID-19, Kini Arena Olahraga Wuhan Dipadati Warga

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
WUHAN, CHINA - OCTOBER 04:Thousands of fans during 2020 Yao Foundation Charity tournament on October 4, 2020 in Wuhan, Hubei province, China.The tournament pits a Chinese basketball star team and against Male Dingle Star team, coached by Du Feng and Stephon Marbury respectively. China is celebrating its national day from October 1 to 8, marking the 71st anniversary of the founding of the Peoples Republic of China. As there have been no recorded cases of community transmission in Wuhan since May, life for residents is gradually returning to normal. (Photo by Getty Images) Kondisi Wuhan usai bebas dari Corona. (Foto: Getty Images/Getty Images)
Jakarta -

Sebelum kembali normal, Wuhan, tempat pertama kali COVID-19 merebak, mendirikan sejumlah RS Darurat. Hal ini dikarenakan wabah COVID-19 merebak dengan cepat.

Kapasitas tempat tidur terus menipis seiring melonjaknya pasien COVID-19. Pusat olahraga Wuhan pun ikut diubah menjadi RS Darurat.

Namun, kini Wuhan 'bebas' dari COVID-19 dan semua kembali normal. Daily Mail melaporkan ada ribuan penonton berkerumun di pusat olahraga Wuhan saat pertandingan bola basket.

"Sebanyak 7.500 penonton berkerumun ke Pusat Olahraga Wuhan tadi malam untuk menonton pertandingan bola basket yang diselenggarakan oleh pensiunan bintang NBA Yao Ming," menurut media pemerintah China, dikutip dari Daily Mail.

Dulunya, pusat olahraga Wuhan ini ditempati 1.100 tempat tidur dengan pasien COVID-19, dikenal dengan rumah sakit 'fang cang', diubah pada awal Februari lalu saat Wuhan menghadapi puncak wabah COVID-19.

Kelab di Wuhan kembali normal

Kelab Malam di WuhanKelab Malam di Wuhan Foto: Getty Images

Beberapa waktu lalu, potret kelab malam di Wuhan juga menjadi tanda kehidupan normal usai wabah COVID-19. Beberapa orang terlihat tidak mengenakan masker.

Berdasarkan laporan Bloomberg, sebenarnya kelab malam yang disebut Hepburn itu masih memasang markah untuk memakai masker dan jaga jarak tapi hal itu tak diindahkan. Mereka sibuk menari mengikuti musik campuran Mandopop dengan American rap.

Ribuan pengunjung padati waterpark Wuhan

Ribuan Warga Wuhan Berpesta Setelah Tiga Bulan Bebas dari COVID-19Ribuan Warga Wuhan Berpesta Setelah Tiga Bulan Bebas dari COVID-19 Foto: ABC Australia

Dikutip dari CNN, sejak beberapa waktu lalu, Wuhan mulai melonggarkan aturan wisata, termasuk dibukanya Wuhan Maya Beach Waterpark sejak Juni.

Saat itu, tampak ratusan orang berenang di kolam tersebut sambil mengenakan aksesoris berwarna neon yang menjadi ciri khas pesta elektronik itu.

Menurut media lokal, wahana itu telah membatasi kunjungan wisatawan sebanyak 50 persen dari kapasitas normal. Mereka menerima kunjungan 15.000 orang setiap minggunya. Tempat itu juga menawarkan diskon setengah harga khusus untuk pengunjung wanita.



Simak Video "Cerita Haru Dokter-Pasien Sembuh dari COVID-19 di Wuhan"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)