Sabtu, 10 Okt 2020 09:31 WIB

Meski Belum Negatif COVID-19, Trump Mengaku Sudah Berhenti Minum Obat

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Sepekan terakhir ini dunia informasi media ramai diwarnai oleh berita demo penolakan Omnibus Law yang disahkan DPR hingga Donald Trump kembali ke gedung putih. Meski belum negatif COVID-19, Trump mengaku sudah berhenti minum obat. (Foto: AP Photo)
Jakarta -

Kondisi Donald Trump Presiden Amerika Serikat sempat disebut memburuk karena saturasi oksigen di bawah 90. Ia pun disebut mengalami demam tinggi hingga membutuhkan bantuan oksigen.

Donald Trump mengatakan dirinya sudah berhenti minum obat sejak delapan jam lalu dalam wawancara bersama Fox News Jumat malam.

"Saat ini saya bebas pengobatan. Saya tidak minum obat apa pun, Anda tahu, mungkin delapan jam yang lalu, " kata Trump dalam wawancara.

Trump, yang ingin kembali kampanye, dengan mengesampingkan infeksi COVID-19, akan mulai memberikan sambutan kepada pendukung di luar ruangan di Gedung Putih pada hari Sabtu dan kemudian mengadakan rapat umum di Florida dua hari kemudian.

Presiden juga mengatakan dia menjalani CT scan di paru-parunya setibanya di Walter Reed, ia disebut tidak mengalami kesulitan bernapas. "Mereka ingin menahan saya untuk observasi," kata Trump.

"Kamu tahu, mereka ingin memastikan semuanya baik-baik saja. Tapi, aku berada di sana selama, kurasa, tiga setengah hari. Mereka ingin menahanku," jelas Trump.

"Aku ingin pergi setelah hari pertama. Aku benar-benar merasa saya dalam kondisi yang tidak buruk. Setelah hari pertama, saya pikir saya akan berada dalam kondisi yang jauh lebih buruk jika saya tidak meminum obat (Regeneron) ini," kata Trump.

Presiden menghadapi kritik akhir pekan lalu setelah dia meninggalkan Walter Reed pada Minggu, saat masih dirawat. Ia melambai kepada para pendukung yang berkumpul di luar fasilitas medis.

"Saya bisa mendengar mereka dari rumah sakit," kenang Trump.

Pada Kamis, dokter Gedung Putih Dr Sean Conley menyatakan bahwa Trump dapat melanjutkan keterlibatan publik mulai hari Sabtu. Presiden dijadwalkan mengadakan acara untuk menghormati penegakan hukum di Gedung Putih Sabtu sore sebelum melakukan perjalanan ke Sanford, Florida untuk kampanye Senin malam.

Trump diperkirakan akan diuji lagi pada hari Sabtu. Presiden menambahkan bahwa dia akan menyumbangkan plasma untuk membantu pasien lain jika diminta.



Simak Video "Obat COVID-19 Donald Trump Dikembangkan dari Sel Janin Aborsi?"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)