Rabu, 14 Okt 2020 11:37 WIB

16 Kab/Kota yang Catat Kasus Aktif Corona dari 500 hingga 1.000

Ayunda Septiani - detikHealth
Warga melintas di depan mural bertemakan Lawan COVID-19 di kawasan Rawa Badak Selatan, Jakarta Utara, Senin (6/7). Menurut keterangan warga mural tersebut merupakan aksi lomba membuat mural bertemakan COVID-19 dengan tujuan mengkampanyekan untuk selalu menerapkan protkoler kesehatan di era New Normal. 16 kab/kota yang catat kasus aktif corona dari 500 hingga 1.000 (Foto: Pradita Utama)
Jakarta -

Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Penanganan COVID-19 Dewi Nur Aisyah mengungkap data jumlah kasus aktif virus Corona COVID-19 di bawah 1.000 kasus.

"Ada 16 kabupaten dan kota dengan jumlah kasus dibawah 1.000 di atas 500. Ini harus hati-hati, jangan sampai kasusnya ikut naik dengan tinggi, kemudian nanti bisa besar lagi jumlah kasus aktifnya," jelas dr Dewi dalam siaran pers BNPB melalui kanal YouTube, Rabu (14/10/2020).

Selain itu, Dewi juga mengatakan beberapa wilayah harus hati-hati dalam penanganan Corona. Karena bisa saja 12 kab dan kota dengan kasus aktif di atas 1.000 bisa naik.

"Tapi kalo kita nggak hati-hati (contoh Medan 951 kasus) jangan sampai kasusnya lebih tinggi. Kalau bisa kita tekan terus di bawah angka 1.000, di bawah angka 500, dan di bawah angka 100 kasus," pungkas Dewi.

1. Kota Medan: 951 kasus

2. Bekasi: 863 kasus

3. Kota Kendari: 774 kasus

4. Kota Samarinda: 772 kasus

5. Kota Sorong: 767 kasus

6. Tangerang: 698 kasus

7. Kota Balikpapan: 695 kasus

8. Kota Makassar: 693 kasus

9. Kutai Kartanegara: 666 kasus

10. Kota Surabaya: 641 kasus

11. Kota Semarang: 603 kasus

12. Mimika: 578 kasus

13. Kota Banda Aceh: 568 kasus

14. Kota Bogor: 557 kasus

15. Kota Bandung: 544 kasus

16. Kota Palembang: 514 kasus



Simak Video "Kabar Terkini Uji Klinis Vaksin Sinovac Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)