Rabu, 14 Okt 2020 12:36 WIB

Viral Ambulans Ditembaki Polisi, Ini 5 Insiden Serupa di Tengah Aksi Demo

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Ilustrasi ambulans. 5 insiden ambulans yang terkait demo. (Foto ilustrasi: Istock)
Jakarta -

Insiden yang melibatkan mobil ambulans kerap terjadi di tengah aksi demo, termasuk dalam demo menolak omnibus law UU Cipta Kerja. Dalam demo-demo sebelumnya, insiden serupa sempat terjadi dan memantik kontroversi.

Baru-baru ini, polisi mengusut video viral di media sosial terkait insiden ambulans yang diduga mencoba menabrak petugas. Berikut rangkuman detikcom terkait insiden ambulans yang terjadi saat demo.

1. Ambulans ditembak polisi

Kejadian ambulans ditembaki polisi viral di media sosial. Dalam video tampak aksi tersebut terjadi di persimpangan lampu merah.

Ambulans terlihat ditembaki polisi gas air mata saat terus melaju kencang. Hal ini disebut provokasi yang kerap terjadi saat demo.

"Jadi gini, rakan-rekan sudah paham betullah. Mereka selalu memprovokasi petugas, masuk rumah sakit, masuk ambulans, tempat ibadah, masuk fasilitas publik, nanti ketika polisi masuk ada bagian yang menviralkan," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (1/10/2019).

2. Ambulans mencoba menabrak petugas

Viral satu mobil ambulans di kawasan Jakarta Pusat dikejar aparat kepolisian. Ambulans itu dicurigai polisi saat demo tolak omnibus law kemarin.

Dalam video viral, ambulans tersebut terlihat dicegat sejumlah aparat di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Sang sopir kemudian mencoba melarikan diri dengan berjalan mundur.

Sejumlah aparat pun mengejar dan menghadang. Namun alih-alih menghentikan kendaraan, sang sopir ambulans justru tancap gas dan mencoba menabrak polisi.

"Iya bertiga, ada tiga (diamankan)," ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto saat mengonfirmasi beberapa orang yang diamankan terkait insiden tersebut kepada detikcom, Rabu (14/10/2020).

3. Ambulans membawa batu

Ambulans bawa batu saat demo juga sempat viral tahun lalu. Kepolisian saat itu mengamankan lima mobil ambulans milik Pemprov DKI Jakarta yang kedapatan mengangkut batu dan bensin di Gardu Tol Pejompongan, Jalan Gatot Subroto, Jakarta.

Hal itu dipaparkan Kepolisian melalui akun twitter @TMCPoldaMetro dan instagram @tmcpoldametro. Dalam cuitan, ambulans diamankan pada pukul 02.15 WIB, Kamis (26/9/2019), dikutip dari CNN Indonesia.

"02.15 WIB, Polri amankan 5 kendaraan ambulans milik Pemprov DKI yang digunakan untuk mengangkut batu dan bensin yang diduga untuk molotov di dekat Gardu Tol Pejompongan Jalan Gatot Subroto," mengutip akun twitter @TMCPoldametro, Kamis (26/9/2019).

4. Ambulans terobos demo

Tidak hanya ricuh karena ambulan ditembaki polisi gas air mata, aksi menolak omnibus law UU Cipta Kerja juga terjadi saat ambulans menerobos demo.

Aksi menolak omnibus law UU Cipta Kerja (Ciptaker) di area DPRD Riau diwarnai kericuhan. Polisi berupaya membubarkan massa.

Kala itu, di momen yang sama ambulans berlambang Front Pembela Islam (FPI) menerobos Jalan Sudirman. Aparat menghentikan paksa mobil ambulans yang terpampang gambar Habib Rizieq Syihab tersebut.

Padahal, Jalan Sudirman di depan DPRD Riau sudah disterilisasi dari kendaraan. Namun, tiba-tiba mobil berwarna putih tersebut melintas di Jalan Sudirman.

5. Polisi diduga menganiaya petugas ambulans

Polisi juga sempat diduga menganiaya petugas medis ambulans di kawasan Jakarta Timur. Penganiayaan ini dilakukan ketika anggota Brimob menuding ambulans membawa batu dan bensin untuk pendemo.

Berdasarkan laporan CNBC Indonesia, kronologis dari PMI Jakarta Timur penganiayaan dilakukan ketika tim media Ambulans PMI Jakarta Timur sedang memberikan pertolongan pertama pada korban kerusuhan. Tiba-tiba ada sweeping dari oknum anggota Brimob yang membuka paksa ambulans, memukul-mukul dan menarik paksa keluar pasien.

"Dengan alasan mencari batu dan bensin yang disimpan dalam ambulans untuk pendemo," tulis kronologi.



Simak Video "Ini Bahayanya Jika Konsumsi Makanan yang Dihinggapi Kecoa"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)