Kapan Lockdown Diperlukan? Ini Penjelasan Terbaru WHO Soal COVID-19

Kapan Lockdown Diperlukan? Ini Penjelasan Terbaru WHO Soal COVID-19

Firdaus Anwar - detikHealth
Rabu, 14 Okt 2020 20:30 WIB
Kapan Lockdown Diperlukan? Ini Penjelasan Terbaru WHO Soal COVID-19
WHO menyebut lockdown akan berdampak besar pada berbagai sektor. (Foto: AP Photo/Jon Super)
Jakarta -

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tidak menganjurkan upaya pembatasan besar-besaran yang sering disebut lockdown untuk menghadapi pandemi virus Corona COVID-19. Alasannya karena akan ada dampak signifikan pada ekonomi, sosial, dan kesehatan suatu negara.

WHO menyebut bila ingin melakukan lockdown maka waktu penerapannya harus terbatas. Selain itu lockdown juga dilakukan hanya saat wabah benar-benar tidak bisa dikendalikan dan sistem kesehatan terancam kewalahan.

"Upaya ini paling baik dilakukan untuk menyiapkan upaya kesehatan publik jangka panjang. Selama periode lockdown, negara-negara dianjurkan segera menyiapkan hal yang dibutuhkan untuk penerapan solusi lainnya," tulis WHO di akun resmi media sosial Twitter-nya seperti dikutip pada Rabu (14/10/2020).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hingga saat ini upaya pengendalian wabah Corona yang harusnya paling diutamakan menurut WHO adalah kemampuan mencari kasus baru, mengisolasi kasus, melacak kasus, mengisolasi kasus, dan memperkuat sistem kesehatan.

Selain itu upaya pencegahannya adalah penerapan jaga jarak yang disiplin, rutin cuci tangan, pakai masker, hindari kerumunan, serta menjamin ventilasi udara yang baik di dalam ruangan.

ADVERTISEMENT

"Jadi bukan hanya melakukan satu upaya saja, semua upaya yang sudah disebutkan itu harus dilakukan bersama-sama. LAKUKAN SEMUANYA! Ini bisa berhasil. Kami mengatakan hal ini bisa berhasil karena kami sudah menyaksikan negara-negara yang berhasil mengendalikan wabah dengan strategi serupa," pungkas WHO.




(fds/up)

Berita Terkait