Jumat, 16 Okt 2020 09:09 WIB

Sempat Demam Saat Positif Corona, Adakah Risiko Rossi Alami Komplikasi?

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
PHILLIP ISLAND, AUSTRALIA - OCTOBER 17:  Valentino Rossi of Italy and the Gauloises Fortuna Yamaha Team celebrates after the Australian Motorcycle Grand Prix which is round fifteen of the MotoGP World Championship at Phillip Island Grand Prix Circuit on October 17, 2004 in Phillip Island, Australia. (Photo by Ryan Pierse/Getty Images) Valentino Rossi positf terinfeksi virus Corona. (Foto: Getty Images/Ryan Pierse)
Jakarta -

Valentino Rossi positif terinfeksi COVID-19. Pembalap berusia 41 tahun itu memiliki beberapa gejala saat terinfeksi COVID-19, seperti nyeri tulang dan demam.

Pada beberapa pasien, infeksi COVID-19 tidak mengembangkan gejala serius dan sembuh dalam waktu beberapa hari. Namun tidak sedikit pula yang akhirnya mengalami gejala berat atau komplikasi COVID-19.

Rossi memiliki faktor risiko yang dapat memperparah gejala virus Corona COVID-19 yang tengah dialaminya, salah satunya soal usia.

Orang dari segala usia, bahkan anak-anak, bisa tertular COVID-19. Namun penyakit ini paling sering menyerang orang dewasa paruh baya dan usia lanjut.

Semakin bertambahnya usia, risiko mengalami gejala parah dan komplikasi akibat COVID-19 meningkat. Misalnya, orang berusia 40 tahun memiliki risiko lebih tinggi untuk menderita penyakit parah daripada orang berusia 30-an.

Seiring bertambahnya usia, risiko Anda dirawat di rumah sakit karena COVID-19 juga meningkat. Selain itu menurut statistik, lebih banyak pria yang akhirnya mengalami komplikasi COVID-19 dibandingkan wanita.

Saat ini kondisi Rossi tengah dipantau secara ketat oleh staf medis di Tavullia, Italia, tempat tinggalnya.

"Kami akan lebih perhatian mulai sekarang untuk meminimalkan kemungkinan risiko di masa mendatang," kata direktur pelaksana tim Yamaha Lin Jarvis.



Simak Video "Mari Lakukan Protokol Kesehatan untuk Membantu Sesama"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)