Selasa, 20 Okt 2020 17:23 WIB

Daftar 35 Wilayah RI yang Masuk Zona Risiko Sedang COVID-19

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Pemerintah Kota Bekasi menggelar tes massal corona terhadap penumpang KRL di Stasiun Bekasi. Tes kali ini menggunakan alat yang lebih akurat berupa polymerase chain reaction (PCR). Agung Pambudhy/Detikcom. 

1. Penumpang Commuter line mengikuti test massal COVID 19 dengan metode polymerase chain reaction (PCR) di Stasiun Bekasi, Jawa Barat, Selasa (5/5/2020).
2. Sebanyak 300 penumpang kereta dipilih secara random mengikuti tes ini. 
3. Metode tes PCR adalah mengetes spesimen yang diambil dari dahak di dalam tenggorokan dan hidung lalu diswab. 
4. Tes ini dianggap paling akurat dibandingkan rapid test yang hanya untuk mendeteksi reaksi imun dalam tubuh.
5. Data terkini kasus positif Covid-19 di Kota Bekasi telah mencapai 249 orang. Pasien sembuh corona 126, dalam perawatan 95, sedangkan meninggal 28 orang.
6. Test ini dibantu petugas dari RSUD Kota Bekasi dan Dinkes Kota Bekasi.
7. Sebelum masuk ke stasiun, penumpang lebih dulu menjalai tes PCR secara acak. Setelah itu, sampel lemdir dari hidung akan diuji di Labiratorium Kesehatan Kota Bekasi.
8. Hasil pemeriksaan ini diharapkan memberi gambaran kondisi penumpang ‎KRL apakah ada yang terpapar COVID-19 atau tidak.
9. Sebelumnya di KRL ada tiga orang yang dinyatakan positif virus COVID-19 berdasarkan hasil test swab PCR yang dilakukan pada 325 calon‎ penumpang dan petugas KAI di Stasiun Bogor. 
10. Sejumlah kepala daerah meminta pemerintah pusat untuk menstop operasional KRL guna menghambat penyebaran virus COVID-19
11. Hingga 4 Mei 2020 di Indonesia terdapat 11.587 kasus COVID-19 dengan kasus kematian 864 meninggal dan 1.954 sembuh.
12. Sampai kemarin pemerintah telah menguji 112.965 spesimen dari 83.012 orang di 46 laboratorium. Virus Corona COVID-19 (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta -

Satgas Penanganan COVID-19 mengungkapkan data kabupaten dan kota di Indonesia yang berubah dari zona risiko rendah menjadi risiko sedang penularan virus Corona. Disebutkan, total ada 35 kabupaten dan kota.

"Kami meminta kesungguhan pemerintah daerah dan masyarakat untuk menjalan protokol kesehatan ketat dan tegas agar dapat kembali ke risiko yang lebih rendah di minggu-minggu ke depan," kata Juru bicara Satgas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito dalam konferensi pers di YouTube Sekretariat Presiden,Selasa (20/10/2020).

Wiku pun sangat menyayangkan kenaikan zona risiko ini bisa menjadi tanda bahwa sejumlah pemerintah maupun masyarakat di sejumlah wilayah tersebut sudah mulai terlena dan merenggangkan protokol kesehatan.

"Perpindahan dari risiko rendah ke risiko yang lebih tinggi adalah tanda-tanda bahwa pemerintah daerah dan masyarakat merasa terlalu nyaman dan mulai melupakan pentingnya upaya pencegahan COVID-19," ujarnya.

Berikut 35 kabupaten-kota di Indonesia yang berubah dari zona risiko rendah menjadi risiko sedang penularan virus Corona COVID-19.

Aceh:

1. Aceh Timur

Sumatera Utara:

2. Nias Selatan

Bengkulu:

3. Bengkulu Utara

Lampung:

4. Tulang Bawang
5. Pesawaran
6. Tulang Bawang Barat

Kepulauan Bangka Belitung

7. Bangka Belitung
8. Belitung
9. Bangka Barat

Jawa Barat:

10. Bandung
11. Tasikmalaya
12. Sumedang
13. Kota Tasikmalaya

Nusa Tenggara Barat:

14. Sumbawa
15. Lombok Utara

Nusa Tenggara Timur:

16. Sumba Barat
17. Nagekeo

Kalimantan Utara:

18. Nunukan
19. Kota Tarakan

Sulawesi Tengah:

20. Tolitoli
21. Banggai Kepulauan
22. Parigi Moutong
23. Banggai Laut
24. Morowali Utara

Sulawesi Selatan:

25. Kepulauan Selayar
26. Wajo
27. Luwu

Sulawesi Tenggara:

28. Muna
29. Wakatobi
30. Kolaka Timur

Sulawesi Barat:

31. Mamuju Tengah

Maluku:

32. Seram Bagian Barat

Maluku Utara:

33. Halmahera Barat
34. Halmahera Timur

Papua:

35. Puncak Jaya



Simak Video "Dear Warga Indonesia, Yuk Lakukan 3W Agar Terhindar Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)