Selasa, 27 Okt 2020 16:15 WIB

RI Jadi Beli Vaksin COVID-19 AstraZeneca Nggak Sih? Ini Penjelasannya

Ayunda Septiani - detikHealth
Female doctor holding a syringe Vaksin COVID-19 (Foto: thinkstock)
Jakarta -

Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto membantah kabar yang menyebut Indonesia batal membeli vaksin Corona Oxford-AstraZeneca. Menurutnya, kabar tersebut sepenuhnya tidak benar.

"Berita tersebut tidak sepenuhnya benar, karena kita belum diputuskan," jelasnya dalam siaran pers di BNPB melalui kanal YouTube Selasa (27/10/2020).

Airlangga menjelaskan, vaksin Corona Oxford-AstraZeneca menjadi salah satu kandidat vaksin yang risetnya dilakukan di negara lain. Selain itu, harga vaksin AstraZeneca paling mendekati harga publik.

Kelebihan lainnya adalah vaksin AstraZeneca mampu meyakinkan bisa memproduksi vaksin dalam volume yang besar. Namun, disebutkan Airlangga, ketersediaan vaksin tersebut belum bisa diadakan dalam waktu dekat.

"Vaksin tersebut masuk ke dalam kuartal ke 2 tahun depan. Oleh karena itu, arahan Pak Presiden terhadap vaksin-vaksin seperti AstraZeneca, Novavax dan lainnya, itu tetap di kaji dan tentunya nanti dilihat sesuai dengan kebutuhan yang ada di Indonesia," tambahnya.

"Bisa tidak vaksin-vaksin ini seperti vaksin Merah Putih yang nanti ke depannya diproduksi di dalam negeri," pungkasnya.



Simak Video "Sederet Fakta Vaksin COVID-19 Pfizer yang Uji Klinisnya Sudah Rampung"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)