Jumat, 30 Okt 2020 13:05 WIB

Bergadang Jangan Bergadang, Kalau Nggak Mau Sakit Jantung

Faidah Umu Sofuroh - detikHealth
bergadang Foto: shutterstock
Jakarta -

Kaum milenial pasti sangat akrab dengan kata bergadang. Di usia yang terbilang muda, tubuh memang tidak mudah protes jika harus diajak bergadang untuk menyelesaikan pekerjaan atau tugas-tugas perkuliahan Namun, tak sedikit pula yang hobi bergadang hanya untuk melakukan hal-hal yang kurang bermanfaat seperti main game atau nonton drama korea. Hayo ngaku, pasti banyak kan?

Padahal bergadang memiliki efek yang buruk bagi kesehatan, terutama kesehatan jantung. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan dari National Institute for Public Health and the Environment di Belanda menemukan manfaat dari tidur malam bagi kesehatan kardiovaskular.


Hanya dengan tidur malam yang cukup, sekitar 8 jam setiap malam, risiko cardiovascular disease (CVD) termasuk di dalamnya penyakit jantung koroner turun lagi sebanyak 8 persen. Risiko kematiannya juga turun sebanyak 16 persen.

Jika dibarengi dengan 4 gaya hidup sehat yang lain seperti olahraga teratur, diet sehat, mengurangi alkohol, dan tidak merokok, maka risiko CVD turun lagi menjadi 65 persen dan risiko kematian yang menyertainya juga turun lagi menjadi 83 persen.

Dokter, presenter, sekaligus relawan COVID-19 dr. Vito Damay juga mengatakan bergadang bisa memicu hormon stres yang membuat detak jantung makin kencang dan tekanan darah menjadi tinggi.


Selain itu, Dokter Spesialis Gizi Klinik dr. Cindiawaty Pudjiadi juga mengatakan bergadang membuat orang-orang yang melakukannya cenderung kacau dalam memilih makanan. Sebab, lanjutnya, di malam hari makanan yang tersisa biasanya makanan yang kurang sehat seperti mie instan, gorengan, dan camilan-camilan yang tinggi kolesterol. Kolesterol inilah yang menjadi salah satu faktor meningkatnya risiko penyakit jantung koroner.

Oleh karena itu, agar terhindar dari efek buruknya, kurangi bergadang. Tidur malam yang cukup bisa membuat badan lebih segar dan sehat. Tak hanya istirahat cukup, kamu juga harus menyeimbanginya dengan makan makanan bergizi dan kaya serat seperti buah dan sayur serta rutin berolahraga.

Kamu juga bisa mengurangi kadar kolesterol dengan minum Nestlé ACTICOR dua kali sehari setelah makan. Bagi yang suka minuman dingin, Nestlé ACTICOR juga bisa dikonsumsi dengan dikombinasikan bersama es batu atau diminum dalam kondisi dingin.

Nestlé ACTICOR merupakan minuman susu rendah lemak yang mengandung Beta Glucan dan Inulin. Kandungan Beta Glucan dan Inulin teruji klinis mampu menurunkan kolesterol jahat (LDL) yang merupakan faktor risiko penyakit jantung koroner.

Nestlé ACTICOR juga terbuat dari bahan alami dan rasanya pun sangat enak. Ada 4 varian rasa, antara lain avocado, chocolate, green-tea latte, dan banana. Nestlé ACTICOR baik dikonsumsi oleh orang dewasa yang peduli akan kesehatan tubuh.

Nestlé ACTICOR, Cara Alami Turunkan Kolesterol.



Simak Video "Ngobrol Soal Kolesterol dan Jantung Koroner di Hari Jantung Dunia 2020"
[Gambas:Video 20detik]
(mul/ega)