Jumat, 30 Okt 2020 17:32 WIB

Kasus COVID-19 DKI Terus Menurun, Ini 2 Kemungkinan Penyebabnya

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Pengendara motor melintas di depan mural tentang pandemi virus corona atau COVID-19 di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Depok, Jawa Barat, Jumar (3/4/2020). Mural tersebut ditujukan sebagai bentuk dukungan kepada tenaga medis yang menjadi garda terdepan dalam menghadapi COVID-19 di Indonesia. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/pras. Foto: ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya
Jakarta -

Memasuki libur long weekend, DKI Jakarta per hari ini mencatat kasus lebih sedikit dibanding hari-hari sebelumnya. Ada 612 kasus baru COVID-19 per Kamis (30/10/2020).

Per hari ini, berdasarkan laporan corona.jakarta.go,id ada 8.490 spesimen yang diperiksa. Sementara jumlah orang yang dites PCR di DKI sebanyak 6.707 orang.

Dr Masdalina Pane dari Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI) menjelaskan catatan kasus baru COVID-19 di DKI yang lebih rendah dari sebelumnya berkaitan dengan seberapa banyak testing yang dilakukan.

"Lihat testingnya, kalau testingnya turun, kasusnya turun," tegasnya saat dihubungi Jumat (30/10/2020).

Salah satu kemungkinan tak banyak tes yang dilakukan di DKI Jakarta bisa saja terjadi akibat libur panjang. Mobilitas orang ke luar DKI Jakarta pun tercatat cukup banyak.

"Per Senin kemarin kan 500 ribu lebih mobil yang keluar DKI Jakarta, menuju daerah-daerah penyangga nah itu juga ada mobilitas orang ke luar Jakarta," lanjutnya.

"Jadi tentu itu juga berpengaruh terhadap jumlah orang yang ditesting," pungkasnya.

Pane menjelaskan catatan kasus COVID-19 yang menurun juga bisa dilihat pada grafik WHO. Dalam grafik WHO, kasus COVID-19 setiap weekend cenderung menurun.

"Nggak usah Jakarta, WHO deh, lihat grafik WHO, kalau weekend mesti kan pada turun terus naik lagi di Selasa," pungkasnya.



Simak Video "4 Sanksi Perda DKI Jakarta soal Penanggulangan Virus Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)